Bukan Pfizer-Sinovac, Pemerintah Sebut 2 Jenis Vaksin Ini Untuk Vaksinasi Mandiri
Pixnio
Nasional
Vaksin COVID-19

Pemerintah menyebut vaksinasi gotong royong tidak boleh menggunakan vaksin yang digunakan untuk program gratis untuk masyarakat seperti Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer.

WowKeren - Pemerintah telah meresmikan program Vaksinasi Gotong Royong sebagai skema mandiri untuk mempercepat tercapainya herd immunity di tengah pandemi COVID-19. Meski begitu, pemerintah menyebutkan jika vaksin yang akan digunakan nantinya tak boleh menggunakan Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer.

Pasalnya, vaksin-vaksin tersebut digunakan dalam program vaksinasi gratis dari pemerintah. PT Kimia Farma pun sedang berkomunikasi dengan Sinopharm dan Moderna.

"Kami mulai kerja sama melakukan pembicaraan dengan Sinopharm, ini perusahaan vaksin dari Bejing, Tiongkok. Pengadaan dari Sinopharm rencananya dilakukan anak perusahaan holding farmasi, yaitu PT Kimia Farma tbk," ujar juru bicara Bio Farma untuk vaksinasi, Bambang Heryanto, dalam siaran YouTube FMB9ID_ IKP, Jumat (26/2). "Ada jenis lain yang kedua, kita sedang jejaki kerja sama dengan Moderna, vaksinasi dari Amerika Serikat, dengan platform mRNA."


Menurut Bambang, vaksin baru tidak bisa asal edar, melainkan harus mendapat persetujuan dari pemerintah. Termasuk juga vaksinasi gotong royong yang akan dilakukan oleh pihak swasta.

"Jenis vaksin gotong royong tentu harus mendapat persetujuan penggunaan masa darurat atau emergency use authorization atau penerbitan nomor izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, sesuai dengan peraturan perundangan," katanya.

Bambang menjamin pendistribusian vaksin gotong royong tidak akan mengganggu program vaksinasi pemerintah. "Akan kami siapkan, bekerja sama dengan berbagai pihak, dan tidak akan menyebabkan vaksin program pemerintah terganggu," ujarnya.

Pihak Bio Farma akan berkomunikasi dengan berbagai pihak terutama dengan Kementerian Kesehatan untuk menyiapkan vaksin gotong royong sehingga antara vaksinasi pemerintah dan gotong royong tidak terganggu. "Kami akan koordinasi erat dengan berbagai pihak terutama Kementerian Kesehatan untuk menyiapkan agar seluruh program vaksinasi, baik program vaksinasi pemerintah maupun gotong royong, bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts