Dinda Shafay Dilecehkan Barista, Pihak Kopi Kenangan Akhirnya Buka Suara
Instagram/dindasafay
Selebriti

Pihak Kopi Kenangan akhirnya buka suara untuk menanggapi keluhan Dinda Shafay yang mengaku telah dilecehkan oleh seorang barista yang bekerja di gerai kopi tersebut.

WowKeren - Instagram Kopi Kenangan diserbu warganet setelah Dinda Shafay mengaku mengalami pelecehan seksual di gerai Kopi Kenangan, Medan Ringroad. Sebelumnya Dinda menceritakan bahwa pada saat ia berada di toilet gerai kopi tersebut, tiba-tiba saja seorang barista mendobrak pintunya.

Dinda merasa tidak masuk akal jika orang tersebut tidak sengaja sebab dia langsung dobrak pintu tanpa mengetok ataupun mendorong kecil pintu toilet tersebut. Dinda pun malu dan mengalami trauma atas kejadian tersebut hingga bingung harus membuat aduan ke mana.

Dinda pun berpikiran untuk menyebarluaskan kejadian itu ke media sosial. Ia menilai, kejadian ini harus terdengar sampai kepada pengelola tingkat atas, agar dapat ditindak lanjuti dan mendapat keadilan.

Dan benar saja, kini pihak Kopi Kenangan akhirnya buka suara untuk menanggapi kejadian tersebut. Melalui unggahan terbaru di Instagram, pihak Kopi Kenangan menerangkan bahwa karyawan yang diduga melakukan pelecehan terhadap Dinda kini tengah di rumahkan.


"Sehubungan dengan kejadian yang disampaikan oleh salah satu pelanggan kami yaitu ibu Dinda Shafayana, Manajemen Kopi kenangan sedang melakukan penyelidikan internal untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kejadian yang dialami di salah satu gerai kamai," demikian pernyataan dari pihak Kopi Kenangan.

"Kopi Kenangan telah mengambil tindakan untuk merumahkan sementara karyawan yang terlibat dalam insiden tersebut sambil menunggu hasil penyelidikan internal," tambahnya. Pihak Kopi Kenangan juga menyesalkan kejadian tersebut sehingga langsung menghubungi Dinda untuk meminta maaf.

"Kopi Kenangan berkomitmen terhadap kepuasan dan kenyamanan pelanggan dan sangat menyesalkan kejadian tersebut. Kami menindaklanjuti keluhan pelanggan dengan seserius mungkin. terutama dalam situasi di amna pelanggan perempuan kami merasa tidak dihormati," jelasnya.

"Kopi Kenangan telah berusaha menghubungi pihak Ibu Dinda Shafay secara langsung untuk meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang beliau alami," tambahnya. Dijelaskan pula bawa pihaknya akan segera bertemu langsung dengan Dinda untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts