Dinda Shafay Trauma Dilecehkan Barista Cafe, Akui Bingung Harus Lapor Ke Mana
Instagram/dindasafay
Selebriti

Dinda Shafay mengaku trauma dan malu pasca dilecehkan oleh barista sebuah cafe. Lantas kini ia pun mengaku bingung harus membuat aduan kemana terkait kejadian tersebut.

WowKeren - Dinda Shafay mengaku trauma setelah kejadian kurang menyenangkan di sebuah kedai kopi. Yang mana pasa saat itu ia tengah berada di tolilet namun tiba-tiba saja seorang barista mendobrak pintunya.

Kini Dinda pun membeberkan kronologi lengkapnya. "Aku masuk duduk, buang air kecil, pada saat aku membersihkan itu, aku pakai dress, otomatis gak mungkin dibuka semua kan, ya diangkat dong, pada saat itu dia masuk, gak pakai ngetok, langsung dobrak," beber Dinda.

"Udah gitu aku bingung, ini beneran gak sih itu orang masuk, maaf ya pada saat itu celana dalam aku dalam keadaan terbuka, otomatis dia bisa melihat dong," terangnya.

Ia pun semakin merasa kesal karena barista tersebut tidak meminta maaf dan justru menyalahkannya. "Yang bikin kesel dia setelah dobrak itu pintu sambil jalan keluar dia bilang,'makanya dikunci', dan ini yang masuk barista, karyawan, kenapa masuk di toilet pelanggan. Aku di dalem itu ketakutan karena malu," ungkapnya.


Dinda kemudian mencoba menenangkan diri di dalam toilet. Namun barista tersebut malah tertawa bersama teman-temannya. Dinda akhirnya tak kuasa menahan tangis bahkan saat berhadapan langsung dengan barista yang melecehkannya.

"Aku akhirnya nangis, karena menurut aku ini di luar privasi aku, yang dia lihat ya, pokoknya setelah itu aku marah. Tapi dia (barista) keluar dengan bilang, 'saya yang masuk sih, iya salah saya', tapi dengan alasannya. Tapi jawaban yang saya mau bukan ini, kamu itu udah bikin saya malu," ujarnya.

Setelah kejadian itu, Dinda pun bingung harus membuat aduan kemana terkait kejadian ini. Karena ia yakin bukan hanya dirinya yang mengalami hal tersebut.

"Terus aku gak tahu nih, ini aduannya ke mana nih, karena apa, ini mungkin bukan aku aja yang ngalamin kejadian kayak gini, soalnya pas aku nanya dia bilang 'kita udah biasa kok pakai toilet pelangggan', karena statement dia toilet yang di atas itu rusak," paparnya.

Dinda mengaku tak berharap banyak, bahkan dipecatnya pelaku tidak akan membuat dirinya puas. Dinda pun berpikiran untuk menyebarluaskan kejadian itu ke media sosial. Ia menilai, kejadian ini harus terdengar sampai kepada pengelola tingkat atas, agar dapat ditindak lanjuti dan mendapat keadilan.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts