Korban Banjir DKI Jakarta Tuntut Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Begini Respon Wagub
Pxhere
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menanggapi tuntutan ganti rugi warga Jakarta terhadap bencana banjir bulan lalu. Simak tanggapan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Sejumlah korban banjir Jakarta melalui tim kuasa hukum menuntut ganti rugi sebesar Rp 2 miliar kepada Pemprov DKI. Gugatan ini merupakan tindak lanjut dari saran Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) yang menyebut banjir ibu kota terjadi karena kecerobohan Pemprov.

Sehubungan dengan persoalan ini, Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa pihaknya tengah mencari solusi terbaik. Ia juga tak keberatan Pemprov digugat karena warga berhak melakukannya.

"Yang menuntut ganti rugi itu hak warga, nanti kami pelajari, kami diskusikan, kami cari solusi terbaik. Hal warga menggugat, boleh," kata Riza kepada awak media, Jumat (5/3).

Kendati demikian, Riza menegaskan bahwa Pemprov akan membela diri. Pasalnya selama ini Pemprov telah bekerja sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan melakukan penanganan banjir dengan serius.


"Kami juga punya hak dan kewenangan melakukan tugas dan membela diri. Prinsipnya kami Pemprov DKI Jakarta selalu bekerja sesuai dengan RPJMD, sesuai dengan rencana kerja, sesuai dengan regulasi ketentuan yang ada, disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang kami miliki," imbuh Riza.

Menurut Riza, salah satu bentuk keseriusan itu dapat dilihat dari jumlah anggaran dana untuk menangani banjir. "Terkait banjir, kami ini anggarannya kurang lebih sampai 20 persen dari belanja modal. Jadi besar perhatian kami terhadap banjir. Jadi harus diperhatikan, tiap tahun tidak pernah kurang dari 2 triliun, Rp 2-3 triliun. Itu artinya lebih dari 20 persen belanja modal yang nilainya Rp 9-10 triliun," terangnya.

Terakhir, Riza kembali mempersilakan warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan, baik secara class action maupun jalur hukum yang lain. "Ya terkait gugatan warga itu hak warga sebagai warga negara di mana pun, termasuk warga Jakarta. Kalau ada keberatan, silakan disampaikan," pungkasnya.

Sementara itu, banjir Jakarta dan sekitarnya telah menyebabkan 9 orang meninggal dunia. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kesembilan korban berasal dari Kota Bekasi, DKI Jakarta serta Kota Tangerang Selatan.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts