Ernest Prakasa ikut mengomentari soal polemik hubungan asmara Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue. Lewat Twitter, Ernest menuliskan pendapat nyelenehnya yang memancing komentar netter.
- Marina Larasati
- Rabu, 10 Maret 2021 - 23:09 WIB
WowKeren - Polemik kisah asmara Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue semakin memanas. Tampaknya, keluarga Felicia tak terima dengan sikap Kaesang yang memilih untuk mengakhiri hubungan begitu saja. Meilia Lau, ibunda Felicia terus menyudutkan Kaesang melalui postingan-postingannya di Instagram.
Publik pun menyayangkan sikap ibunda Felicia yang terus koar-koar di media sosial. Sementara putrinya sendiri sejauh ini tak memberikan statement secara langsung.
Permasalahan ini pun menjadi perhatian sejumlah pihak. Salah satunya komika Ernest Prakasa. Lewat akun Twitter-nya, ayah dua anak itu tampaknya heran dengan sikap ibunda Felicia yang terus menyerang Kaesang di sosial media.
Ernest mempertanyakan sebenarnya siapa yang merasa patah hati, ia atau Felicia. "Sebenarnya siapa yang lebih patah hati? Yang gagal jadi istri anak presiden, atau gagal jadi besan presiden?" tulis Ernest dalam cuitannya, Rabu (10/3).
Cuitan nyeleneh Ernest Prakasa ini langsung mencuri perhatian warganet. Siapa sangka kalimat Ernest tersebut justru menuai perdebatan. Beberapa terlihat setuju, namun tak sedikit pula yang berbeda pendapat dengan Ernest. Pasalnya, Ernest seolah-olah membela pihak Kaesang.
"Tau ga sih yang jadi fokus keluarga pihak perempuan itu mannernya si laki yang ga tanggungjawab. Kalo mau putus ya selesain baik baik, bukan malah ngilang, tiba2 ada gebetan baru see? Ibu mana yang ga marah anaknya diperlakukan kek gitu TREAT WOMEN WITH DIGNITY AND RESPONSIBILITY," ujar akun @gye***** membela pihak Felicia.
"Bukan masalah gagal jadi istri atau besa ya gak sih. Nanti ngerasain deh, ngelihat anak/adik perempuannya sakit hati karena abis putus. Gak bakal tau rasanya juga deng kalau gak ngejalanin," imbuh @susi****** tak sependapat dengan cuitan Ernest.
Di samping itu, ada pula yang menilai jika permasalahan ini terlalu dibesar-besarkan oleh netizen. Ia juga kurang setuju jika Nadya Arifta yang diduga jadi orang ketiga malah menerima banyak hujatan.
"Kalo menurut gue sih netijen terlalu lebay membela F dengan embelkasihan udah 5 tahun di-ghosting blabla. Lu gak ngerasain bla bla, broohhhh yg patah hati bukan baru dia aja semua org bahkan lebih parah. Dan terlalu menjelekkan N, jangan mentang2 dia karyawan jd seenaknya dibully," kata akun @yessy*****.
(wk/lara)