Ardhito Pramono Klarifikasi Perselisihan dengan 'Three Meals A Day': Saya Cinta Korea Tapi...
Instagram/ardhitopramono
Musik

Ardhito Pramono memberikan klarifikasi lagi usai melayangkan protes soal lagunya yang dipakai 'tanpa izin' oleh acara TV Korea, 'Three Meals A Day'. Ardhito pun mencoba meluruskan kesalahpahaman.

WowKeren - Ardhito Pramono kembali bermasalah dengan dunia hiburan Korea Selatan. Sebelumnya, Ardhito diketahui sempat banjir hujatan usai dianggap menghina salah satu idol. Kali ini, Ardhito tampaknya kembali dihujat usai melayangkan protes pada acara TV Korea, "Three Meals A Day".

Ardhito protes karena merasa salah satu acara TV top Korea Selatan itu menggunakan lagunya tanpa izin. Hingga akhirnya pihak "Three Meals A Day" pun membuah klarifikasi. Ardhito pun ikut memberikan klarifikasi lewat Instgram Story-nya.

"Izin untuk lagu-lagu Ardhito Pramono yang digunakan oleh show 'Three Meals a Day' ternyata sudah dilakukan oleh pihak produksi dari acara tersebut bahkan pihak 'Three Meals a Day' telah membayar izin lagu lagu tersebut ke Asosiasi Musik Korea," tulis Ardhito pada Sabtu (01/4).

Ardhito Pramono Klarifikasi Perselisihan dengan \'3 Meals A Day\': Saya Cinta Korea Tapi...

Instagram Story


Meski begitu, Ardhito masih merasa ganjil karena dirinya sama sekali tak tahu menahu soal hal tersebut. Ardhito pun kali ini meminta penjelasan pada pihak Sony Music.

"Untuk teman teman yang mendukung agar jal intelektual kami lebih dihargai, terimakasih. Tidak semena mena ingin dibayar, hanya ingin dicantumkan saja nama band kam atau sekedar izin. Perselisihan paham dengan teman-teman dari 'Three Meals a Day' sudah selesai, terimkasih sudah diputar lagu kami berkali kali," sambungnya.

Ardhito juga menyinggung soal sebagian netizen yang menghujatnya atas masalah tersebut. Ardhito menyayangkan sikap mereka karena malah menunjukkan sikap yang tak mendukung musisi dan seniman Tanah Air.

"Dan untuk teman teman yang kontra akan hal ini, kami mohon pengertiannya. Mohon musisi/seniman lokal Indonesia dibantu dalam hal ini. Bukannya malah dihujat," ungkapnya.

"Saya cinta Korea. Saya mengagumi kultur dan musik Korea apalagi kulinernya. Industri musik disama sudah sangat memadai, namun kita belum. Saya cinta Korea namun saya lebih cinta Indonesia," pungkas Ardihto.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts