Ratusan Ribu Warga India Ritual Berendam Bareng di Sungai Gangga, Positif COVID-19 Pecah Rekor
Pexels/Roxanne Shewchuk
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kemenkes India melaporkan seratus ribu lebih kasus positif COVID-19 pada Rabu (14/4). Sedangkan dari kerumunan yang mengikuti festival keagamaan tersebut sudah mencapai ribuan.

WowKeren - India saat ini sudah merebut "tahta" Brasil sebagai negara kedua dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Meski sempat mengalami penurunan jumlah kasus harian, India malah kembali mencetak rekor beberapa waktu belakangan karena sebuah ritual diduga terkait agama.

Pasalnya ratusan ribu warga Hindu berdatangan ke Sungai Gangga di wilayah utara India dan berendam bersama-sama di sana. Dan berdasarkan data Rabu (14/4), dalam 24 jam terakhir, terdapat 184.372 kasus positif baru yang dilaporkan Kementerian Kesehatan setempat.

Padahal saat ini India sedang berjuang untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi para pasien COVID-19. Bahkan sebuah stadion dalam ruangan disulap dengan menyediakan hingga 370 ranjang untuk menampung pasien COVID-19.

"Kasus COVID-19 saat ini sedang meroket dan para pasien menderita hipoksia (kekurangan kadar oksigen dalam darah, (juga) ada kekurangan suplai oksigen," kata dokter Avinash Chaturvedi. "Kami mengubah stadion ini menjadi pusat perawatan COVID untuk mengatasi situasi tersebut."


Namun kondisi tersebut tak menghalangi sekitar 650 ribu warga Hindu berdatanga ke Sungai Gangga dan berendam bersama sebagaimana festival Kumbh Mela. Peristiwa ini terjadi di kota bagian utara Haridwar pada Rabu (14/4) pagi waktu setempat, dan tentu saja dilaporkan tanpa kepatuhan protokol kesehatan.

"Orang-orang yang tidak menjaga jarak di area pemandian kecil mendapat denda," kata Inspektur Polisi Sanjay Gunjyal yang bertugas di festival tersebut. "Tetapi sangat sulit untuk mendenda orang yang berada di area pemandian utama, sebab sangat padat."

Sejumlah media yang meliput pun membenarkan bahwa penggunaan masker adalah hal yang sangat jarang ditemui di kerumunan warga tersebut. Dan ribuan kasus positif COVID-19 dilaporkan dari kerumunan yang mengikuti festival tersebut.

Di sisi lain, India mengambil langkah tegas dengan me-lockdown Mumbai pada malam hari. Sementara negara bagian Maharashtra yang merupakan episentrum wabah COVID-19 di India sepenuhnya di-lockdown saat malam hari sampai akhir April 2021.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts