Aurel Hermansyah kini makin cantik soleha pasca tampil muslimah dan berhijab. Namun tak disangka kalau Aurel diam-diam masih dikritik soal gaya berhijab hingga fashion stylist Erich Al Amin ikut buka suara.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 30 April 2021 - 10:48 WIB
WowKeren - Memutuskan untuk konsisten berhijab bukanlah perkara mudah. Hal ini juga dirasakan oleh Aurel Hermansyah.
Setelah menjadi istri dari Atta Halilintar, Aurel kini mulai tampil soleha. Ia terlihat lebih tertutup dan mengenakan busana muslim serta berhijab.
Namun disaat Aurel memutuskan berhijab, ia diduga masih mendapat protes dari netter soal gaya penampilannya. Hal ini dibongkar oleh fashion stylist yang mendandani Aurel, Erich Al Amin.
Menurut Erich, netter terlalu mengatur soal cara Aurel memakai hijab dan busana muslim. Ia menyarankan agar netter menghargai proses perubahan Aurel.
"Belum apa-apa udah banyak yang protes," ujar Erich lewat postingan 30 April. "'Kak, hijab Aurel jangan begitu, Kak, bajunya tolong begini...', dll. Sabar, satu persatu. Hargai dan nikmati proses seseorang yang sedang belajar berhijab. 😇 Kalau pada kurang piknik, minta giveaway piknik ke Abang @attahalilintar yuk."
Postingan Erich ini menuai dukungan dari netter. Menurut netter, style berhijab Aurel saat ini justru membuat kecantikannya kian terpancar.
"Suka bangetttt ka Eric 🥰🥰🙏 cantik, fress dan manglingi syukaaaa pokoknya 🤗 yg protes GK usah dihiraukan ka ... Sok bener aja kdang hidupnya," tutur netter. "Sabar ka Eric kalo nurutin netizen mah GK ada habisnya ada aja yg salah..AQ mah ikuti prosesnya Kaka Loly aja ..Krn semua itu berproses..semangat kak Eric AQ mah percaya ditangan ka Eric kak Loly selalu tampil beda dan selalu prefect," ujar yang lainnya.
Sementara itu, penampilan Aurel berhijab sempat dipuji oleh Atta. Disisi lain, Atta juga diingatkan oleh Gus Miftah agar tak terburu-buru memaksakan kehendak soal berhijab.
"Soal hijab saya menekan kan ke Atta, jangan dipaksa karena harus berangkat dari dirinya sendiri," kata Gus Miftah pada awak media di Jakarta, 29 April. "Tapi harus dimulai dari hati tanpa ada paksaan. Atta pun tidak mau maksa bahwa kemudian Aurel harus begini-begini, nggak ada seperti itu."
(wk/riaw)