Alami Gangguan Kecemasan Sejak 2016, Afgan Akui Lebih Terasa Saat Pandemi Covid-19
Instagram/afgan__
Selebriti
Seleb vs Corona

Afgan berbagi cerita mengenai kondisi kesehatan mentalnya selama pandemi Covid-19. Afgan kemudian mengaku telah menjalani sejumlah treatment demi menstabilkan kondisi mentalnya.

WowKeren - Isu kesehatan mental belakangan ramai dibahas di kalangan masyarakat. Penyanyi papan atas tanah air, Afgan pun secara perlahan mulai terbuka soal kondisi kesehatan mentalnya. Afgan mengaku pernah mengalami gangguan kegelisahan dan serangan panik.

Untungnya kini kondisi Afgan telah lebih baik dari sebelumnya. Kondisinya yang membaik itu salah satunya diakui Afgan terkait dengan pengobatan yang dijalaninya di sepanjang 2020 lalu. Afgan menyebut bahwa kondisi itu lebih terasa selama pandemi. Di saat itu lah Afgan mengaku mulai banyak berbicara pada dirinya dan menyadari kondisi kesehatan mentalnya.

"Mungkin (sudah sejak ) 2016, sudah lama. Cuman aku baru treatment untuk benar-benar ikut terapi itu kemarin pas pandemi. Mungkin pas pandemi kenapa bisa lebih terasa, biasanya aku kan kalau udah resah atau gimana, itu aku jalan-jalan, traveling kemana, tutur Afgan dilansir dari Detik.com pada Kamis (6/5).


dan kemarin pas pandemi aku bener-bener harus stay di satu rumah for the whole year. Jadi aku mulai ikut terapi, ada medication juga dalam situasi seperti aku," sambung Afgan.

Ada sejumlah metode yang dijalani Afgan untuk menangani gangguan kecemasan dan serangan panik yang diidapnya, mulai dari konseling dengan tenaga medis ahli kejiwaan hingga menjalani hipnoterapi. Menurutnya, hal itu benar-benar membantunya hingga dirinya kini telah merasa jauh lebih baik dan dapat mengendalikan diri kembali.

"Setelah itu aku mulai bisa mengatasi anxiety itu dengan baik. Sekarang sudah tahu step step apa saja yang harus dilakukan saat anxiety itu datang," ujar musisi Tanah Air yang baru saja mengeluarkan single kolaborasi dengan Jackson Wang (GOT7) tersebut.

Musisi kelahiran 27 Mei 1989 itu pun memberikan saran bila ada di antara penggemarnya yang mengalami hal serupa. "Kalau kalian mau ikut terapi harus nemuin orang yang cocok dulu dan kalian bisa percaya," pungkas Afgan.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts