Stafsus Kementerian BUMN Ungkap Vaksinasi Mandiri COVID-19 Akan Dimulai 17 Mei
Unsplash/Steven Cornfield
Nasional
Vaksin COVID-19

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Vaksin Gotong Royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi risiko penularan COVID-19.

WowKeren - Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa program vaksinasi mandiri yang bertajuk "Vaksin Gotong Royong" akan dimulai pada 17 Mei 2021 mendatang. Pernyataan Arya ini sekaligus membantah kabar yang beredar tentang Vaksin Gotong Royong dimulai 9 Mei 2021.

"Pemerintah sudah ada program vaksin gratis, tetapi teman-teman pengusaha mencoba membantu pemerintah dengan cara mereka ikutan vaksinasi karyawan," papar Arya pada Kamis (6/5). "Vaksin Gotong Royong ini mencoba berkontribusi untuk pemerintah dan negara."

Arya menjelaskan bahwa biaya penyediaan Vaksin Gotong Royong dalam negeri akan ditanggung oleh para pengusaha dan pelaku industri. Dengan demikian, kekebalan berkelompok alias herd immunity dapat semakin cepat tercapai.

"Dengan cara itu, mereka berkontribusi," kata Arya. "Dan vaksin gotong royong prinsip dasarnya agar bagaimana herd immunity terjadi percepatan."


Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Vaksin Gotong Royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi risiko penularan COVID-19. Selain itu, program vaksinasi mandiri ini juga akan dilaksanakan sesuai perusahaan yang sudah daftar di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Adapun industri yang diutamakan nantinya adalah sektor padat karya yang memiliki banyak karyawan.

"Dilaporkan mengenai Vaksin Gotong Royong dan prioritas berbasis zonasi dan juga perusahaan- perusahaan yang daftar di Kadin," jelas Airlangga dalam konferensi pers pada Senin (3/5) lalu. "Dan tentu jenis industri yg diutamakan padat karya."

Pekerja asing juga bisa mendapatkan vaksin COVID-19 dengan skema gotong royong ini asalkan memiliki kartu izin tinggal terbatas (KITAS). Untuk harga Vaksin Gotong Royong, Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan aturan teknis dalam bentuk Permenkes.

Adapun jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan untuk vaksinasi mandiri ini adalah Sinopharm dan CanSino. Airlangga mengungkapkan bahwa 7 juta dosis vaksin Sinopharm akan segera masuk dan disusul oleh 7,5 juta dosis lain pada Juli 2021 mendatang. "Kemudian CanSino dalam proses," ujar Airlangga.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts