Beberapa Pemudik Berhasil Lolos Penyekatan, Kemenkes Langsung Titip Pesan Ini
Instagram/dishubsurabaya
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Meski polisi sudah memberlakukan penyekatan di beberapa titik, tetap saja ada sejumlah pemudik yang berhasil lolos. Kemenkes pun menitipkan pesan kepada para pemudik lolos ini.

WowKeren - Pemerintah menetapkan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 yang diikuti dengan penyekatan ketat di beberapa titik. Namun nyatanya ada sejumlah pemudik yang berhasil lolos tanpa harus kucing-kucingan dengan petugas atau bahkan nekat berjalan kaki.

Beberapa pemudik yang akhirnya lolos penyekatan ini pun menjadi sorotan Kementerian Kesehatan. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi meminta pemudik yang berhasil lolos agar tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menjaga jarak.

"Tetap (terapkan) protokol kesehatan di kampung halaman," tegas Siti Nadia kepada Jawa Pos, Jumat (7/5). "Ingat virus ada di sekitar kita."

Siti Nadia juga mengingatkan, bagi yang lolos berhasil mudik, jangan sampai terlarut euforia pulang kampung. Sebaiknya aktivitas tetap dilakukan di lingkungan rumah saja dengan keluarga inti, tidak perlu berwisata apalagi sampai yang menimbulkan kerumunan.

Pemudik juga diminta untuk menyadari kondisi kesehatan diri sendiri. Jika badan dirasa kurang fit, sebaiknya segera melakukan isolasi mandiri.


"Kalau kurang sehat tunda aktivitas," tegas Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi itu, dikutip pada Senin (10/5). "Lakukan isolasi mandiri."

Sedangkan bagi masyarakat yang masih merencanakan mudik, Siti Nadia mengimbau agar tidak melaksanakannya. Sebab dikhawatirkan pergerakan masyarakat secara masif bisa menimbulkan gelombang kasus COVID-19.

"Patuhi larangan pemerintah untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama. Bersabar adalah bagian dari iman, termasuk bersabar menunda bertemu keluarga besar," pungkasnya.

Indonesia memang cenderung bisa mengendalikan penambahan kasus COVID-19 per hari ke angka kisaran 4-5 ribu. Namun pekan lalu angka ini kembali bertambah ke kisaran enam ribuan, bahkan ada satu provinsi yang sampai menyumbangkan dua ribu kasus dalam sehari.

Bukan cuma kasus positifnya, kasus aktif COVID-19 di Tanah Air juga harus diwaspadai. Pada Sabtu (8/5) kemarin saja terdapat tambahan 57 kasus aktif sehingga totalnya mencapai 99.003.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts