Terpapar COVID-19, Wanita di Wales Berhasil Lahirkan Bayi Saat Sedang Koma
Hippopx
Dunia
Pandemi Virus Corona

Wanita bernama Marriam Ahmad tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19 pada Januari 2021 lalu dan menerima perawatan di Rumah Sakit. Kala itu, kandungan Marriam masih berusia 29 pekan atau memasuki 7 bulan.

WowKeren - Seorang wanita di Wales melahirkan bayi perempuan dengan selamat. Secara menakjubkan, wanita tersebut melahirkan kala dirinya berada dalam kondisi koma karena COVID-19.

Wanita bernama Marriam Ahmad tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19 pada Januari 2021 lalu dan menerima perawatan di Rumah Sakit Grange, Cwmbran, Wales. Kala itu, kandungan Marriam masih berusia 29 pekan atau memasuki 7 bulan.

Menderita asma, kondisi wanita 27 tahun tersebut sempat memburuk. "Tiba-tiba masker oksigen saya disetel lebih tinggi - saya tidak dapat mendengar dengan jelas," tutur Marriam dikutip dari BBC, Senin (10/5).

Dokter mulai berbicara tentang operasi caesar, namun sang bayi diperkirakan terlalu lemah untuk bertahan hidup. Seiring berlalunya waktu, tim medis akhirnya memutuskan bahwa Marriam harus dibuat koma. Dokter bahkan mengatakan kepada Marriam bahwa dirinya "kemungkinan tidak akan kembali".

"Itu terjadi begitu cepat," ungkap Marriam. "Dalam waktu sekitar lima menit, mereka mengatakan kepada saya 'Anda akan menggunakan ventilator, Anda menjalani operasi caesar, bayinya akan keluar, Anda akan pingsan, Anda mungkin tidak selamat. Ucapkan selamat tinggal'."

Sebelum dibuat koma, Marriam menelepon orangtuanya di Swansea. Sedangkan dokter menelepon suami Marriam yang tinggal di Newport bersama putra mereka yang baru berusia satu tahun, Yusuf.


"Saya bahkan tidak berbicara dengan suami atau putra saya - saya sama sekali tidak pernah meninggalkan putra saya, bahkan semalam pun," kata Marriam. "Saya menghubungi orangtua saya via Facetime dan menangis. Panggilan telepon itu hanya sekitar dua menit - ibu saya berkata 'apa yang kamu bicarakan?'. Saya merasa kesepian dan ketakutan."

Bayi Marriam akhirnya lahir dengan selamat pada 18 Januari dengan bobot sekitar 1,17 kg. Terlepas dari segala peringatan dokter, Marriam berhasil bangun dari koma satu hari setelahnya.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi," tuturnya. "Saya bangun. Saya bisa melihat sudah tidak ada bayi di perut saya dan saya merasa sangat kesakitan."

Setelah bangun dari koma, Marriam tidak dapat langsung bertemu dengan bayi perempuannya tersebut. Namun para perawat mengambil foto dan video untuk ditunjukkan kepada Marriam yang saat itu tengah berada dalam masa pemulihan.

Marriam dan suaminya baru dapat menemui putri mereka hampir sepekan setelah kelahiran. Mereka memutuskan untuk memberi nama Khadija bagi putri "ajaib" mereka.

"Dalam kepercayaan Islam, Khadija adalah wanita yang sangat kuat dan mandiri," jelasnya. "Dari sudut pandang saya, Khadija-ku sangat kuat. Dia tidak mengalami masalah untuk ukuran bayi yang prematur pada usia 29 minggu. Mereka memberi tahu saya semua komplikasi. Dia (Khadija) tidak punya semua itu. Itu adalah keajaiban."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts