Israel Malah Ancam Serang Palestina Lewat Darat di Tengah Upaya Gencatan Senjata
Khalil Hamra/AP Photo
Dunia

Upaya gencatan senjata dengan mediator negara Mesir terus dilakukan di tengah tingginya ketegangan antara Palestina dan Israel. Namun eskalasi konflik keduanya malah makin meningkat.

WowKeren - Konflik antara Israel dan Palestina terus meruncing. Aksi saling berbalas senjata berupa roket misil terus dilakukan hingga dilaporkan menewaskan 109 warga Palestina serta 7 penduduk Israel.

Upaya gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Qatar, dan Mesir tengah diupayakan. Namun tampaknya belum ada perkembangan. Israel bahkan mengancam akan menyerang Jalur Gaza melalui darat, demikian disampaikan pada Kamis (13/5) waktu setempat.

Israel bahkan mulai memanggil sampai sekitar 9.000 pasukannya untuk mengeksekusi rencana ini. Sedangkan sejak Jumat (14/5) dini hari tadi, pasukan Israel terus melancarkan serangan udara mematikan ke Jalur Gaza, yang bahkan menyebabkan teriakan ketakutan warga bisa didengar hingga beberapa kliometer jauhnya.

Israel masih bersikeras bahwa aksinya ini dilakukan semata demi membalas pasukan Hamas. "Saya menegaskan, Hamas akan membayar mahal semua ini. Kami melakukan (serangan) ini dan kami akan melanjutkannya dengan kekuatan penuh," tegas Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui sebuah video rekaman.


Eskalasi konflik antara Israel dan Palestina terjadi sejak Senin (10/5) kemarin, sejak pasukan Hamas diklaim memprovokasi Israel lewat serangan ke barak. Israel membalas aksi ini dengan serangan lewat udara ke Jalur Gaza, yang dibalas kembali dengan tembakan hingga dua ribu roket misil ke bagian selatan negara musuh.

Namun konflik ini sendiri bermula dari upaya Israel menduduki Sheikh Jarrah di Timur Yerusalem. Bahkan pasukan Israel sempat terekam melakukan penyerangan ketika masyarakat Palestina menggelar ibadah di Masjid Al Aqsa, meski saat Hari Raya Idul Fitri kemarin salat cenderung berlangsung aman dan khidmat.

Kementerian Kesehatan Palestina mengungkap 109 warganya menjadi korban meninggal dalam serangan ini, dengan 28 di antaranya adalah anak-anak dan 15 wanita. Sejauh ini total 621 warga Palestina terluka. Sebanyak 20 tokoh berpengaruh di Hamas dan kelompok militan Jihad Islam juga dilaporkan meninggal dalam serangan ini.

Namun Israel meyakini angka pasukan Hamas yang berhasil terbunuh oleh aksinya lebih dari jumlah yang dilaporkan. Sedangkan 7 orang di Israel terbunuh atas serangan ini, dengan salah satunya adalah anak laki-laki berusia 7 tahun.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts