Sudah Tewaskan Ratusan Orang, Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Palestina
AFP/Mahmud Hams
Dunia

Israel masih menolak upaya gencatan senjata yang ditawarkan pejabat senior Hamas Palestina. Padahal ketegangan kedua negara telah menewaskan hingga ratusan orang.

WowKeren - Konflik antara Israel dan Palestina kembali meruncing beberapa waktu belakangan. Eskalasi ketegangan di antara kedua negara makin meningkat, berujung pada aksi saling berbalas tembakan roket misil yang menewaskan tidak sedikit warga.

Upaya gencatan senjata pun dikerahkan, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mesir, dan Qatar sebagai negara penengah. Namun hingga kini tampaknya belum ada penurunan skala ketegangan.

Aksi saling melempar senjata terus terjadi hingga menewaskan ratusan orang di Palestina dan sekitar 7 warga Israel. Malah kabinet Israel menolak usulan gencatan senjata tersebut dan berniat meningkatkan serangan ke Palestina.

Tawaran gencatan senjata ini, seperti dikutip dari Ynetnews, datang dari Kementerian Luar Negeri Rusia. Kemenlu Rusia menyebut pejabat senior Hamas, kelompok militan Palestina, siap menghentikan serangan atas dasar keputusan bersama.


Namun tawaran ini malah dimentahkan pemerintah Israel. "Kampanye masih jauh dari kata selesai," tutur seorang anggota Kabinet Israel, merujuk pada rencana mereka melakukan serangan ke Palestina.

"Apapun yang tidak kami lakukan sekarang, kami pasti akan melakukannya 6 bulan hingga setahun dari sekarang," imbuhnya, dilansir pada Jumat (14/5). "Ini tidak akan berakhir dalam beberapa hari."

Ia menegaskan Israel saat ini sudah bergerak ke arah yang benar, yakni terus menyerang. "Kami akan terus beraksi sampai mereka mengakui bahwa menembakkan senjata adalah kesalahan, seperti yang dilakukan pimpinan Hezbollah Hassan Nasrallah setelah Perang Lebanon II pada 2006," katanya.

Israel bahkan tak ragu membuka opsi untuk melakukan penyerangan lewat jalur darat di samping terus menembakkan senjata ke udara. "Kami tidak pernah meragukan mereka, baik dari segi roket misil maupun kemampuan (militer Hamas)," tegasnya.

Menurut Israel, sudah lebih dari seribu roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, namun sepertiga di antaranya jatuh di wilayah itu sendiri. "Sekitar 700 sisanya jatuh di area terbuka dan 90 persen sisanya, sekitar 350 roket, berhasil masuk ke wilayah Israel," jelasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts