Aurel Hermansyah Keguguran Saat Hamil 5 Minggu, Dokter Kandungan Beri Penjelasan Begini
Instagram/aurelie.hermansyah
Selebriti

Aurel Hermansyah yang harus mengalami keguguran di usia kehamilan yang masih 5 minggu. Bagaimana analisis dari dokter kandungan soal keguguran yang dialami Aurel?

WowKeren - Kabar duka soal Aurel Hermansyah yang mengalami keguguran sukses menjadi sorotan dan perbincangan publik. Berbagai spekulasi mengenai penyebab keguguran yang dialami istri Atta Halilintar itu pun mulai tersebar. Salah satu dokter pun memberikan tanggapannya mengenai kasus Aurel.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Boy Abidin SpOG (K) pun memberikan penjelasan mengenai kondisi kandungan Aurel Hermansyah. Ia menyebut di usia yang baru 5 minggu, kandungan Aurel memang masih rawan mengalami keguguran.

"Jadi memang itu masih rawan. Artinya plasenta belum terbentuk. Jadi memang semua kehamilan di trimester pertama itu masih rawan. Ya memang harus dijaga betul aktivitasnya, pola makannya, jangan sampai stres," beber Boy Abidin saat ditemui di Trans TV, Rabu (19/5) usai menjadi narasumber di acara "Kopi Viral".

Boy Abidin kemudian juga mengungkap sejumlah faktor yang mungkin saja menjadi penyebab Aurel keguguran. Meski begitu, Boy tak bisa memastikan karena belum melihat kondisi Aurel secara langsung.


"Banyak kemungkinan ya. Bisa kita cari satu per satu penyebabnya jadi memang banyak sekali, tapi kehamilan muda secara teori faktor kromosom. Kemungkinan kedua faktor hormonal. Di mana ada kekurangan hormonal yang menyebabkan dia tidak optimal menempelnya, kemungkinan bisa juga ada faktor infeksi," jelas Boy Abidin.

Peristiwa keguguran Aurel itu pun dinilai Boy Abidin sebagai pelajaran bagi wanita lain di Indonesia. Boy pun berpesan agar para wanita yang sedang hamil muda untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kandungan mereka. Terakhir, Boy Abidin bepersan agar keluarga ikut saling mendukung jika peristiwa keguguran seperti yang dialami Aurel terjadi.

"Untuk semua wanita yang hamil muda, sebaiknya tetap waspada tetap dijaga walaupun memang proses selanjutnya masih kita serahkan ke Sang Pencipta," terang Boy Abidin.

"Keluarga harus men-support wanita yang mengalami keguguran. Jadi keguguran merupakan pukulan yang cukup berat. Harus disemangati, jangan disalahkan. Disenangkan saja, dioptimiskan saja. Kemudian diberi semangat untuk kehamilan berikutnya," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait