Salah Beri Tanda, Rumah Sakit Keliru Amputasi Kaki Pasien
pixabay.com/ulleo
Dunia

Kesalahan itu terjadi lantaran seorang pekerja rumah sakit keliru memberi tanda. Staf klinik adalah orang pertama yang menyadari kesalahan tersebut ketika mengganti perban.

WowKeren - Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di salah satu rumah sakit Austria. Seorang pasien menjadi korban salah amputasi selama operasi. Bahkan hal ini pun juga membuat pihak rumah sakit terkejut ketika mengetahuinya.

Kejadian bermula ketika seorang pria yang berusia 82 tahun dijadwalkan untuk melakukan amputasi pada kaki kirinya di hari Selasa (18/5). Namun karena kesalahan yang diakibatkan oleh human error, alih-alih kaki kiri justru kaki kanannya yang diamputasi. Demikian seperti yang dikatakan oleh Klinik Freistadt pada hari Jumat (21/5).

Kesalahan itu terjadi lantaran seorang pekerja rumah sakit keliru memberi tanda. Pihak rumah sakit menyatakan jika pekerja itu memberi tanda sebelum operasi pada kaki yang bukan seharusnya ditangani.

Staf klinik adalah orang pertama yang menyadari kesalahan tersebut ketika mereka mengganti perban pasien pada Kamis pagi. Pasien kemudian bangun dan mengetahui kabar buruk itu.


"Itu diketahui pada (Kamis) pagi, ketika dilakukan proses penggantian balutan luka standar, sebuah kesalahan tragis yang disebabkan oleh kesalahan manusia," kata sebuah pernyataan dari klinik, yang terletak di dekat perbatasan Austria dengan Republik Ceko. Pasien menderita "banyak kondisi medis" dan penyakit menyerang kedua kakinya.

Akibat kesalahan ini, pria malang tersebut juga harus melakukan amputasi pada kaki satunya, yang seharusnya memang diamputasi pada awalnya. "Sebuah kombinasi bencana menyebabkan kaki kanan pasien diamputasi, bukan kaki kirinya," kata pernyataan rumah sakit.

Keluarga pria tersebut telah diinformasikan dan dukungan psikologis telah ditawarkan kepada mereka, sementara rumah sakit juga telah mengirimkan rincian kejadian tersebut ke jaksa penuntut umum di wilayah tersebut. Dokter bedah yang terlibat dalam kejadian itu saat ini tidak bertugas, atas permintaannya sendiri.

"Kami juga ingin menegaskan bahwa kami akan melakukan segalanya untuk mengungkap kasus ini," bunyi pernyataan dari pihak rumah sakit. "Untuk menyelidiki semua proses internal dan menganalisisnya secara kritis. Setiap langkah yang diperlukan akan segera diambil."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts