Pegawai KPK Tak Lolos TWK Ogah Ikut Pelatihan Bela Negara
kpk.go.id
Nasional

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan bahwa 24 dari 75 pegawai yang dinyatakan tak lolos TWK akan dibina ulang dan nantinya bakal mengikuti pelatihan bela negara.

WowKeren - Sebanyak 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Selasa (1/6). Meski demikian, nasib 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) masih belum jelas.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pegawai KPK yang tak lolos TWK, Tri Artining Putri. Sebelumnya, Tri menjabat sebagai Spesialis Muda di Biro Humas KPK.

Menurutnya, di antara 75 pegawai KPK tak lolos TWK tersebut ada yang masih tetap ke kantor, dan ada pula yang tidak. Tri sendiri mengaku kini masih sibuk menyiapkan materi laporan terkait TWK ke lembaga lain.

"Iya memang jadi bingung mau ngapain karena kan SK 652 itu bilang kami harus serahkan tugas dan tanggung jawab ke atasan," tutur Tri dikutip dari detikcom pada Rabu (2/6). "Sekarang ya advokasi-advokasi kerjanya. Kemarin itu lapor Komnas HAM, ke Ombudsman."


Tri sendiri mengaku kecewa terkait hasil TWK tersebut. Ia mengaku masih ingin turut berjuang untuk memberantas korupsi di Tanah Air.

"Lebih ke miris, prihatin, geram, ya ada kecewanya juga kenapa prosesnya harus begini. Kalau soal semangat pemberantasan korupsi, masih banget, tapi itu kan aku," tuturnya. "Kalau misalnya proses ini akhirnya merasa aku ndak cukup pantas untuk ikut berjuang memberantas korupsi di KPK, ya aku dan teman-teman sudah menempuh jalur hukum yang sesuai dengan undang-undang dan aturan yang ada. Kalau hasilnya masih menetapkan aku ndak bisa balik ke KPK ya mau gimana lagi."

Meski demikian, pimpinan KPK masih belum mengumumkan status 75 pegawai yang tak lolos TWK. Oleh sebab itu, Tri belum tahu apakah dirinya masuk ke kelompok 51 pegawai yang sudah tak mungkin dibina atau masuk ke kelompok 24 pegawai akan dibina ulang.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan bahwa 24 pegawai yang akan dibina ulang nantinya akan mengikuti pelatihan bela negara. Secara pribadi, Tri mengaku tak mau mengikuti pelatihan bela negara tersebut.

"Ndak mau. Bukan karena aku enggak mau belajar kebangsaan. Lebih karena aku enggak mau nerima proses TWK yang kemarin itu," pungkasnya. "Karena isinya menurutku aneh dan prosesnya penuh dengan kesewenang-wenangan."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait