Banjir di Sri Lanka Tewaskan 17 Orang, Puluhan Ribu Lainnya Mengungsi
AP Photo/Eranga Jayawardena
Dunia

Asisten Direktur Pusat Penanggulangan Bencana Nasional mengatakan meski ketinggian air sudah surut namun peringatan tanah longsor masih ada di beberapa wilayah distrik.

WowKeren - Hujan deras yang mengguyur Sri Lanka memicu banjir dan tanah longsor yang menewaskan 17 orang. Pejabat setempat pada Senin (7/6) mengatakan jika puluhan ribu orang harus mengungsi dari rumah mereka.

Setelah hujan berhari-hari, sungai-sungai di dataran selatan dan barat negara pulau itu meluap pada akhir pekan. Akibatnya, air bah membanjiri daerah dataran rendah dan memaksa ribuan orang berbondong-bondong menuju ke pusat-pusat bantuan.

Pradeep Kodippili, asisten direktur Pusat Penanggulangan Bencana Nasional, mengatakan ketinggian air sudah surut. Namun, peringatan tanah longsor masih belum dicabut di beberapa wilayah distrik.


"Ketinggian air surut tetapi peringatan tanah longsor masih ada di 10 distrik," kata Pradeep Kodippili, asisten direktur Pusat Penanggulangan Bencana Nasional, dalam sebuah pernyataan. Lebih dari 270.000 orang telah terkena dampak dan sekitar 100.000 bangunan kehilangan listrik.

Meski curah hujan sudah relatif berkurang namun di beberapa wilayah diperkirakan akan sesekali mengguyur. Hal tersebut sebagaimana diungkap oleh direktur jenderal departemen meteorologi Athula Karunanayake. "Kami memperkirakan curah hujan akan berkurang mulai sekarang, tetapi hujan sesekali akan terlihat di beberapa daerah," paparnya.

Bencana alam itu terjadi ketika Sri Lanka berharap dapat melonggarkan pembatasan untuk mengatasi virus corona baru. Penguncian selama sebulan untuk memerangi gelombang ketiga infeksi akan berakhir pada 14 Juni.

Masih di Sri Lanka, beberapa waktu lalu dilaporkan kapal MV X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura terbakar di lepas pantai Sri Lanka pada 20 Mei 2021. Kapal tersebut diketahui mengangkut 1.486 kontainer, termasuk 25 ton asam nitrat dan bahan kimia serta kosmetik. Sebagian besar kargo kapal tersebut hancur dalam kebakaran itu. Akibatnya, isi kontainer mencemari perairan dan bentangan panjang pantai Sri Lanka.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait