Belajar dari Tsunami, Kota di Jepang Cetak Prestasi Vaksinasi di Tengah Lambatnya Inokulasi Nasional
Pixabay
Dunia
Vaksin COVID-19

Soma, kota yang pernah terdampak tsunami pada 2011 lalu telah menginokulasi 84 persen lansia, jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding skala nasional yang masih di angka 28 persen.

WowKeren - Soma, sebuah kota pedesaan di 240 kilometer utara Tokyo telah melampaui sebagian besar negara dalam vaksinasi dengan memperhatikan pelajaran dari bencana tsunami 2011 lalu. Pendekatan Soma yang gesit dan mandiri menghindari sistem reservasi dan upaya terfragmentasi yang umum dilakukan di seluruh Jepang.

Kota ini telah menginokulasi 84 persen lansia yang mana jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding skala nasional yang masih berada di angka 28 persen. Saat ini, kota tersebut tengah mengupayakan vaksinasi untuk para generasi muda. Soma juga berencana untuk menyuntik warganya yang berusia 16 tahun pada Juli mendatang, tepat saat Olimpiade Tokyo digelar.

Perdana Menteri Yoshihide Suga ingin agar populasi lansia Jepang divaksinasi sepenuhnya pada bulan Juli dan semua orang dewasa pada bulan November. Kembali ke Soma, prestasi itu tak lepas dari faktor jumlah penduduk yang relatif kecil yakni 35.000 sehingga lebih mudah untuk menjangkau orang-orang. Keberhasilan ini juga tak lepas dari pelajaran menyakitkan dari tsunami yang menewaskan 450 penduduk kota saat menyapu 4 kilometer (2,5 mil) ke daratan.


Wakil Walikota Katsuhiro Abe mengatakan bencana itu mengajari Soma pentingnya menyusun dan mengomunikasikan rencana yang jelas dan bekerja sama dengan profesional medis setempat. Orang-orang yang terkena dampak dikumpulkan di tempat-tempat terkonsentrasi serta tidak menunggu rencana turun dari Tokyo.

"Saya tidak tahu apakah Anda akan mengatakan bahwa kami tidak dapat melakukan ini jika bukan karena bencana gempa bumi," kata Abe. "Tetapi program inokulasi ini datang bersamaan dengan pengalaman pemerintah kota dan orang-orang yang datang bersama untuk menghadapinya selama 10 tahun ini."

Mengambil pelajaran tahun 2011, para pemimpin dan dokter Soma mulai menyusun rencana dan menjalankan latihan inokulasi pada bulan Desember. Kota ini mendirikan pusat vaksinasi dan menjaga tenaga medis. Penduduk dipanggil berdasarkan blok tempat tinggal dan tidak perlu reservasi. Kota juga menyediakan bus bagi mereka yang tidak dapat melakukan perjalanan sendiri.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts