Popularitas Makin Naik, Pamungkas Kenang Saat Musiknya Kerap Hadapi Penolakan
Instagram/pamunqkas
Musik

Pamungkas kini menjadi salah satu musisi yang popularitasnya semakin menanjak. Pamungkas nyatanya juga harus melewati masa-masa sulit saat karyanya tak diterima dimanapun.

WowKeren - Lagu "To The Bone" tentu sudah tidak asing lagi bagi publik dan penikmat musik Tanah Air. Lagu tersebut menjadi salah satu lagu terpopuler yang kerap diputar hingga saat ini. Popularitas yang sama tentu juga menyertai Pamungkas sebagai pelantun dan pencipta lagu tersebut.

Sebelum meraih popularitas seperti saat ini, Pamungkas dan karya-karyanya ternyata kerap menghadapi penolakan dari berbagai pihak 4 tahun lalu. Beragam alasan diterima Pamungkas saat mencoba menawarkan karyanya.

"This isnt about me. 4 tahun lalu, diam di kamar kebingungan gimana caranya biar promosi musik saya. dulu musik saya tertolak dimana mana, katanya; 'kok musiknya bahasa inggris tapi namanya jawa.' atau 'gak akan laku musik lirik bahasa inggris.' my only option then was to put everything on spotify and hope for the best," tulis Pamungkas pada Rabu (16/6).


Kini, Pamungkas pun masih tak percaya lagu "To The Bone" diteruma dengan sangat baik di masyarakat. Bahkan Pamungkas merasa masih tak pantas dengan pencapaiannya saat ini.

"Tahun ini detik ini, billboard spotify di sekitar jakarta berisi keterangan angka musik saya. sempat panik karena bingung mempertanyakan apakah saya sudah pantas berada disini (karena banyak sekali musisi, penyanyi, band di indonesia yang bagus bagus hari ini)," ungkapnya.

Menurut penyanyi yang baru saja berkesempatan duet dengan Ahmad Dhani dan Dewa 19 ini, pencapaian tersebut bukan bersumber dari dirinya sendiri. Pamungkas juga mengungkap pendapatnya soal musik yang menjadi salah satu alat pemersatu.

"But then again this isnt about me, i am just the guy who write songs. this is about us. yous & me. this is about the beauty of how music creates community. ini adalah bukti kongkrit bagaimana musik bisa merangkul orang sebanyak ini. bukan uang, bukan trik dan gimik belaka— tetapi ini tentang musik nya, lagu nya, proses pahit nya, komunitas nya. hari ini lingkarannya sudah sebanyak ini 🤝," pungkas Pamungkas.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts