Karen Idol Putuskan Gabung PSI, Ungkap Alasan Mulia Ini
Instagram/karenpooroe
Selebriti

Karen Idol memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan bergabung pada partai PSI. Ia lantas membeberkan alasan mulia di balik keputusan besarnya tersebut.

WowKeren - Karen Pooroe atau yang lebih dikenal Karen Idol memutuskan untuk bergabung dengan partai politik melalui PSI. Karen pun mengungkapkan bahwa ia memiliki visi sosial kemanusiaan yang mendasari niatannya untuk terjun ke dunia politik.

Karen mengaku ingin membantu advokasi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Oleh karenanya, ia kini telah bergabung dengan PSI dan tergabung dalam Komite Solidaritas Pelindung Perempuan dan Anak.

Dengan begitu, Karen berharap keberadaannya di partai politik dapat membawa dampak positif untuk masyarakat luas khususnya untuk perempuan dan anak. Karen juga menilai keputusannya bergabung di PSI akan mampu membuat perjuangannya lebih terakomodasi.

Karen bahkan semakin yakin dan merasa memiliki persamaan visi dan arah perjuangan yang sama setelah melakukan diskusi dan brainstorming. “Saya melihat PSI punya cita -cita yang sama untuk melindungi perempuan dan anak. Mereka punya programnya, mereka aktif di lapangan, dan mereka kerja nyata,” ungkap Karen Idol saat ditemui di bilangan Tanah Abang Jakarta Pusat Kamis (17/6).


Pernah menjadi korban kekerasan, membuat Karen tergerak untuk membantu advokasi perempuan dan anak korban kekerasan. Seperti diketahui, Karen sempat melaporkan mantan suaminya, Arya Satria Claproth atas kasus KDRT.

“Ini panggilan hati karena saya juga penyintas. Meninggalnya anak saya belum selesai, KDRT saya juga belum selesai. Tapi saya percaya kinerja aparat penegak hukum pasti akan menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.

Kendati demikian, Karen merasa selama ini sudah bergerak untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak korban kekerasan. Hingga akhirnya Karen sadar bahwa perjuangan tersebut tak bisa dilakukan sendirian. Lantas ia pun bergabung dengan komunitas atau organisasi tertentu yang punya pandangan sama agar apa yang diperjuangkannya semakin solid.

“Selama ini saya mendampingi beberapa kasus dengan kekuatan diri saya sendiri. Ada yang terselesaikan dan ada yang belum. Saya sadar butuh bantuan dari orang orang. Saya tak ingin kekerasan pada perempuan dan anak terjadi secara terus menerus,” tandas Karen.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts