Dokter Richard Lee kini berubah pikiran dan tak ingin lagi memperpanjang masalahnya dengan Kartika Putri. Richard Lee kemudian juga mengklarifikasi sejumlah hal.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 24 Juni 2021 - 18:20 WIB
WowKeren - Perseteruan antara Kartika Putri dengan Dokter Richard Lee ternyata masih belum berakhir. Pasalnya, kisruh tersebut sudah masuk ke ranah hukum. Pihak Kartika Putri dan Richard Lee pun diketahui berkeras untuk membawa perkara tersebut ke jalur hukum.
Tapi kini Richard Lee tampaknya sudah mulai lelah dan ingin kasusnya dengan Kartika Putri berakhir damai. Hal itu disampaikan Dokter Richard Lee saat mendatangi Polda Metro Jaya ditemani kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution.
Dokter Richard Lee sendiri mengaku masih bingung mengenai alasan Kartika Putri menuntutnya soal pencemaran nama baik atas video ulasannya terkait kosmetik yang diduga berbahan hidroquinon. Pasalnya, Richard Lee merasa tak pernah menyebut nama Kartika Putri dalam sejumlah statement-nya.
Menurut Richard Lee nama atau istilah Karput yang ia sebut dalam video miliknya bukan ditujukkan untuk Kartika Putri. "Saya tidak pernah menjawab Karput itu Kartika Putri," ujar Richard Lee di Polda Metro Jaya pada Kamis (24/6).
Dokter spesialis kecantikan itu menilai tak hanya Kartika Putri yang memiliki panggilan Karput. Richard Lee pun menyebut sejumlah hal yang bisa memiliki singkatan Karput.
"Karput itu ada banyak ya, Kartono Putra juga Karput, Karpet Putih juga Karput, saya nggak pernah tag loh beliau. Dan yang jelas di sini subjeknya tuh banyak," jelas Richard Lee.
Richard Lee menjelaskan bahwa subjek yang ia maksud adalah orang-orang yang diberi saran di video ulasannya. Dia mengatakan tak hanya memberi saran soal produk kecantikan ke satu orang saja.
"Karput, artis-artis lain, selebgram, berarti subjeknya banyak, untuk umum, bukan untuk satu orang. Dan ketiga kalau misalnya iya, kan, artinya dia juga ikut merusak wajah Indonesia," kata Richard Lee.
"Kalau misalnya iya mengandung hidrokuinon, kan wajar saya seorang dokter bilang kalau misal iya yang dipromosikan itu ada hidroquinonnya, iya dong ikut berdosa dong, dimana letak kesalahan saya," pungkasnya.
(wk/amel)