Survei Ungkap Bagaimana Vaksin COVID-19 Pengaruhi Perilaku Kencan Kaum Lajang di Hong Kong
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Perusahaan kencan Lunch Actually merilis survei terhadap 200 orang lajang di Hong Kong untuk mengetahui apakah vaksinasi COVID-19 mempengaruhi perilaku berkencan.

WowKeren - Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan perubahan pada pola kebisaan manusia sehari-hari, tak terkecuali dalam berkencan. Hal itu seperti yang dikatakan Mr JJ Wu Chang seorang matchmaker sekaligus pelatih kencan untuk The Love Konsultan.

"Di Hong Kong, selama gelombang kedua dan ketiga COVID-19, banyak orang takut dan memilih untuk menyendiri," ujarnya. "Mereka tidak ingin bersosialisasi."

Perusahaan kencan Lunch Actually yang telah hadir di Singapura, Malaysia, Hong Kong, Indonesia, dan Thailand minggu ini merilis survei terhadap 200 orang lajang di Hong Kong. Survei itu bertujuan untuk mengetahui apakah vaksinasi COVID-19 memengaruhi perilaku berkencan.

Hasilnya, 52 persen kaum lajang merasa lebih aman untuk berkencan dengan pasangan yang divaksinasi. Sementara itu 85 persen mengatakan mereka masih bersedia berkencan dengan seseorang yang belum divaksinasi.


Dari para kaum lajang yang disurvei, 56 persen juga menjawab bahwa mereka lebih suka berkencan dengan seseorang yang memiliki pandangan yang sama tentang COVID-19 maupun vaksin. Survei itu juga menemukan bahwa 16 persen responden mengatakan bahwa menampilkan status vaksinasi pada profil kencan akan membantu mereka menemukan lebih banyak kecocokan.

Co-founder Lunch Actually, Violet Lim mengatakan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yang berfokus pada mencocokkan orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang kompatibel. Ketika orang melihat bahwa seseorang telah divaksinasi, itu dapat memberi mereka rasa aman yang lebih baik.

"Namun, seperti yang ditunjukkan survei, ini bukan kriteria utama yang dicari para lajang," ujarnya. "Dan itu masih menitikberatkan pada profil dan foto untuk menarik orang lain lewat aplikasi."

Seorang pelajar Peter So mengatakan pandangan calon pasangan tentang vaksinasi itu penting. Ia mengaku enggan berkencan dengan seseorang jika mereka belum divaksinasi. Sedangkan seorang wanita bernama Kit Yu, mengatakan status vaksinasi seseorang tidak akan mempengaruhi pilihannya. "Itu tidak penting bagi saya dan saya akan merasa aneh jika seseorang menyebutkan jika mereka telah divaksinasi di profil mereka," ujarnya.

Sementara itu di Inggris pemerintah telah berkolaborasi dengan sejumlah aplikasi kencan untuk menambahkan fungsi ke profil mereka yang menunjukkan apakah pengguna telah divaksinasi. Ini mengikuti Amerika Serikat yang juga telah mengambil langkah serupa sebelumnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait