Sempat membaik, kondisi Jane Shalimar kembali mengalami kritis karena penyakit bawaan yang diidapnya selain positif Covid-19. Ia sampai harus dipasang ventilator karena divonis alami pneumonia berat.
- Marina Larasati
- Rabu, 30 Juni 2021 - 08:47 WIB
WowKeren - Kondisi Jane Shalimar kembali menurun usai dinyatakan sempat membaik pada Selasa (29/6) kemarin. Saat ini, Jane Shalimar yang semula hanya memakai oksigen terpaksa dipasangkan ventilator karena kritis.
Kabar tersebut disampaikan oleh pihak Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Demokrat, Dr GD lewat pesan berantainya. Tenaga medis disebut sudah melakukan penanganan cepat begitu mengetahui Jane Shalimar kembali drop.
"Informasi terakhir Jane mengalami kritis lagi. Tadi (kemarin) sore jam 18:00 saya komunikasi langsung bersama tim dokter dan adik kandung JS dan akhirnya diputuskan untuk Tindakan mengunakan NRM 15ltr/mnt sudah dilakukan," bunyi pesan singkat yang diterima oleh awak media, Rabu (30/6).
"Tapi oxy tidak mampu naik dan tindakan akhir adalah VENTILATOR," sambungnya lagi.
Prosedur medis darurat untuk memberikan bantuan pernapasan (intubasi) pun sebelumnya sudah diberikan. Namun, Jane Shalimar yang memiliki riwayat sakit asma kini divonis alami pneumonia berat. Kondisi Jane diketahui dari hasil laboratorium dan diagnostik Thorax Foto.
"Jadi ada perluasan awan dan infiltrat (kabut putih) di kedua paru-parunya Jane Shalimar," lanjutnya. "Sebelumnya akan di intubasi agar pasien knock down dalam kondisi sedasi. Kesimpulan, Pnemonia berat specifik Covid-19 dengan kondisi Akut High Risk."
Pihak keluarga berharap Jane Shalimar bisa melewati masa kritis ini. Mereka memohon doa agar politisi Partai Demokrat itu diberikan kekuatan. "Kiranya JS dapat melewati masa kritis ini dan Tuhan memampukan kekuatan untuknya Amin," tutupnya.
Diketahui, kondisi Jane Shalimar memang drop usai positif Covid-19 sejak 24 Juni lalu. Namun, Jane Shalimar disebut sudah merasa tak enak badan sejak 17 Juni. Ia mengalami sesak karena kekurangan oksigen saat isolasi mandiri di rumah hingga saturasinya rendah mencapai angka 50-an dan memutuskan dilarikan ke rumah sakit.
Saat kondisinya memburuk, Jane Shalimar tak mendapatkan tabung oksigen hingga harus antre ruang ICU yang belakangan memang susah didapatkan karena semua RS penuh. Jane yang semula dibawa ke rumah sakit Fatmawati akhirnya dipindahkan ke RS JMC karena pasien yang membludak.
(wk/lara)