Kabar duka ini disampaikan oleh Robert Downey Jr. melalui akun Instagram miliknya. Dalam unggahannya itu, ia menggambarkan sosok sang ayah yang terus optimis.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 08 Juli 2021 - 07:38 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari dunia perfilman Hollywood. Robert Downey Sr., seorang sutradara sekaligus ayah aktor Robert Downey Jr. meninggal dunia pada usia 85. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (6/7) waktu setempat, setelah bertahun-tahun berjuang dengan penyakit Parkinson-nya.
Kabar duka ini disampaikan oleh Downey Jr. melalui akun Instagram miliknya pada Rabu hari berikutnya. Dalam unggahannya itu, ia menggambarkan sosok sang ayah yang terus optimis.
"Tadi malam, ayah meninggal dengan tenang dalam tidurnya setelah bertahun-tahun menderita (penyakit) Parkinson," tulis Downey Jr.. "Dia tetap sangat optimis meskipun sedang sakit. Menurut perhitungan ibu tiri saya, mereka menikah dengan bahagia selama lebih dari 2000 tahun."
Pernyataan Downey Jr. juga termasuk belasungkawa kepada ibu tirinya Rosemary Rogers, yang dia puji sebagai "santo." Dia menuliskan, "Pikiran dan doa kami menyertai Anda."
Lahir pada tahun 1936 di Manhattan, Downey Sr. meluncurkan karier penyutradaraannya dengan tiga film komedi eksperimental yakni "Babo 73", "Chafed Elbows" tahun 1966 dan "No More Excuses" tahun 1968. Ketiga film itu berdurasi sekitar satu jam.
Rekan sutradara Paul Thomas Anderson menggambarkan sosok Downey Sr. adalah orang yang sederhana namun keren. Ia pun bahkan mengakui jika dirinya mengidolakan ayah bintang "Iron Man" tersebut.
"Saya selalu berbicara tentang Robert Downey Sr., dan saya tidak merahasiakannya bahwa saya mengidolakannya," ujarnya pada acara tahun 2014 untuk menghormati veteran film itu. "Dia sepertinya tidak pernah ambil pusing. Dan cukup sederhana, itu sangat keren."
Selain orang yang sederhana, menurutnya sang mendiang adalah orang yang bisa membuat orang lain tertawa. "Dia selalu membuat Anda tertawa, dan itu benar-benar menjadi perhatiannya. Itulah keindahan dari hal-hal itu. Atau membuat film yang terasa politis seperti 'Putney Swope' tetapi benar-benar menjadi komedi yang datar. Dan itu impian semua orang, bukan? Untuk dapat beroperasi pada level itu," tambahnya.
(wk/zodi)