Wagub DKI Jakarta Beber Akan Tambah RSD Baru Untuk Antisipasi Lonjakan COVID-19
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Wagub DKI Jakarta mengatakan akan menambah fasilitas rumah sakit darurat baru sebagai antisipasi jika lonjakan COVID-19 masih terus terjadi. Hal ini perlu dilakukan agar pasien COVID-19 bisa mendapatkan perawatan.

WowKeren - Angka COVID-19 di DKI Jakarta yang terus mengalami peningkatan membuat pemerintah provinsi berupaya untuk bisa menurunkan dan mengendalikannya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut pihaknya akan mengusahakan membuat fasilitas Rumah Sakit Darurat atau RSD baru.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pasien COVID-19 yang perlu dirawat di Ibu Kota. Sementara itu, Wisma Atlet akan menampung pasien COVID-19 dengan gejala sedang hingga berat.

"Terkait dengan penuhnya rumah sakit, ruang ICU, tentu kami upayakan peningkatan dengan membuat rumah sakit baru dan meningkatkan rumah sakit tenda," tutur Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/7). "Wisma Atlet juga jika dimungkinkan dijadikan rumah sakit darurat yang menampung pasien sedang-berat."

Riza menjelaskan hal tersebut perlu dilakukan menyusul adanya gelombang kedua virus COVID-19 yang membuat sejumlah rumah sakit kewalahan. Bahkan ruang dan tempat tidur perawatan pasien kerap penuh hingga kapasitasnya berlebihan.


Riza menuturkan bahwa pihaknya nanti akan mempersiapkan total seribu tempat tidur baru unruk menampung pasien COVID-19. "Prinsipnya di atas seribu nanti bakal ada seribu tempat tidur, yang disiapkan di Wisma Atlet dan tempat-tempat lainnya, lebih dari tiga ribu nakes nanti juga disiapkan Kemenkes," tambah Riza.

Lebih lanjut, dalam melaksanakan rencananya itu, Riza menuturkan juga akan bekerjasama dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempersiapkan segala kebutuhannya. "Jiexpo juga termasuk yang akan disiapkan, tapi kita upayakan tempat-tempat yang siap," imbuhnya.

Adapun tempat-tempat yang sudah siap adalah Rusun Nagrak ditingkatkan, Pasar Rumput sudah siap. Sedangkan untuk asrama yang penuh, nantinya akan ditambah, termasuk tempat lainnya juga telah disiapkan untuk pasien COVID-19.

Di sisi lain, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menuturkan bahwa penambahan fasilitas kesehatan tidak akan pernah cukup jika pasiennya terus bertambah. Hal ini diungkapkannya saat melakukan konferensi pers secara virtual pada Selasa (13/7).

"Penanganan COVID-19 dengan meningkatkan fasilitas kesehatan mungkin saja dapat membantu penanganan pada orang yang sudah terinfeksi," tutur Wiku. "Namun tidak pernah cukup apabila orang yang terinfeksi jumlahnya terus meningkat dan tidak terkendali."

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts