Muncul tudingan bahwa pemerintah Federal tidak memberi cukup peringatan soal kemungkinan banjir yang akan menerjang. Penyintas menjelaskan peringatan yang diterima menyebut banjir tidak akan sebesar ini.
- Elvariza Opita
- Rabu, 21 Juli 2021 - 13:59 WIB
WowKeren - Tak ada yang menyangka banjir besar akan menerjang Jerman dan sejumlah wilayah di Eropa barat. Bahkan jumlah korban meninggal terus bertambah seiring dengan upaya evakuasi warga yang dilakukan.
Namun kini warga setempat mulai berusaha berbenah, sembari memaksimallkan upaya evakuasi. Namun hujan deras hingga badai masih beberapa kali terjadi, dengan yang terparah menerjang daerah Bavaria di bagian selatan Jerman.
"Sebenarnya hujannya hanya sebentar, namun 45 menit kemudian hujan turun dengan sangat deras. Lalu hujan mulai reda, namun itu sudah cukup membuat arus air menjadi deras dan (menghancurkan) jembatan," terang seorang warga Bavaria menggambarkan situasi kala itu.
Keluarga Beshmeyer yang memberi kesaksian langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk membantu memompa air keluar dari rumah mereka. Namun jumlah air yang masuk tak bisa lagi diatasi. "Semua benda di bawah 60 cm hancur," terangnya.
Pejabat setempat dan pusat pun sudah mengunjungi lokasi terdampak bencana. Mereka memperkirakan diperlukan sekitar 2 miliar Euro hanya untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur diterjang banjir, sedangkan untuk membantu korban setidaknya diperlukan EUR400 juta.
Tentu bencana yang terjadi menyebabkan Jerman dalam sorotan. Termasuk soal penyebabnya yang belakangan diduga akibat kurangnya peringatan dari pemerintah. Namun Kantor Pusat Badan Perlindungan Sipil dan Penanganan Bencana menolak tudingan tersebut karena merasa sudah menyampaikan peringatan potensi banjir.
Mereka mengaku menurunkan peringatan dalam rentang hari Rabu sampai Sabtu, sehingga bila insiden ini terjadi adalah karena masyarakat dan pemerintah setempat yang kurang reaktif. Meski demikian Maria Beshmeyer selaku salah satu penyintas bencana menolak klaim pemerintah federal tersebut.
"Beberapa jam sebelumnya mereka bilang situasi tidak akan seburuk ini. Karena itulah pemadam kebakaran tidak datang dengan kantung pasir (tapi pompa air). Jadi memang peringatannya tidak bermanfaat," tegas Beshmeyer.
Walau demikian, saat ini Jerman sudah mulai berbenah dengan mengizinkan beberapa warga kembali bila daerahnya sudah cukup aman. Namun masih banyak yang menilai kondisi belum aman.
(wk/elva)