Olimpiade Tokyo Dibuka Sore Ini, Atlet Positif COVID-19 Bertambah
AFP/Charly Triballeau
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Pada Kamis (22/7), Komite Olimpiade Ceko (COV) mengumumkan tambahan dua kasus positif COVID-19 di kalangan delegasinya. Total ada empat atlet Ceko di Olimpiade Tokyo yang positif COVID-19.

WowKeren - Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo akan digelar pada Jumat (23/7) sore ini. Namun demikian, jumlah atlet Olimpiade yang positif terpapar COVID-19 masih terus bertambah.

Pada Kamis (22/7), Komite Olimpiade Ceko (COV) mengumumkan tambahan dua kasus positif COVID-19 di delegasinya. Mereka adalah atlet voli pantai wanita, Marketa Nausch-Slukova, dan atlet sepeda, Michal Schlegel.

Sebelumnya, atlet tenis meja pria Pavel Sirucek dan atlet bola pantai pria Ondrej Perusic juga telah dinyatakan positif COVID-19. Dengan demikian, sudah ada empat atlet Ceko di Olimpiade Tokyo yang terinfeksi COVID-19, ditambah dua orang lainnya yang merupakan suami Nausch-Slukova dan pelatih Simon Nausch.

Menurut COV, pesawat sewaan yang mengangkut tim Ceko dari Praha ke Tokyo pada Jumat (16/7) pekan lalu turut ditumpangi oleh dokter Vlastimil Voracek. Dokter tersebut adalah orang pertama yang dinyatakan positif COVID-19.


Media Ceko melaporkan dokter tersebut belum menerima vaksinasi. Namun seorang juru bicara COV mengaaku tidak bisa memastikan hal ini karena dia tidak memiliki persetujuan dokter tersebut. Adapun COV sendiri telah melakukan penyelidikan sebaran COVID-19 dalam penerbangan tersebut.

"Investigasi akan fokus pada apakah semua tindakan keselamatan terhadap penyebaran COVID-19 ditegakkan sebelum, selama, dan setelah penerbangan," demikian keterangan pihak COV. "Dan apakah beberapa individu telah mengabaikan tugas mereka."

Di sisi lain, Tokyo mencatat 1.979 kasus positif COVID-19 baru pada Kamis kemarin. Dengan demikian, Tokyo mencatat kasus COVID-19 harian tertinggi dalam enam bulan, satu hari sebelum Olimpiade Tokyo dimulai.

Jumlah infeksi baru di Tokyo diperkirakan akan terus meningkat dan dapat melampaui rekor 2.520 yang tercatat pada 7 Januari 2021 lalu. Shigeru Omi, yang mengepalai panel ahli pemerintah untuk pandemi COVID-19, baru-baru ini memperkirakan bahwa angka akan mencapai hampir 3.000 pada minggu pertama Agustus

Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) ramai dikritik karena dianggap tidak mampu mengawasi penerapan peraturan mereka sendiri dengan baik. Mantan Direktur Institut Kesehatan Masyarakat di King's College London, Kenji Shibuya, menilai panduan IOC tidak sempurna dan banyak delegasi serta pengunjung yang mengabaikannya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts