Sempat Bersitegang, Korea Selatan Dan Utara Sepakat Buka Komunikasi Lagi Untuk Pulihkan Hubungan
AFP/KCTV
Dunia

Sempat mengalami keretakan dan menutup seluruh akses komunikasi di antara keduanya, kini Korea Selatan dan Utara telah sepakat untuk kembali membuka dan memperbaiki hubungan.

WowKeren - Hubungan antara Korea Selatan dan Utara diketahui tidak begitu baik. Ada ketegangan di antara keduanya sehingga akhirnya menutup komunikasi.

Akan tetapi, pada Selasa (27/7) hari ini, kedua negara tersebut memutuskan untuk kembali membuka komunikasi dan sepakat memulihkan dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang. Seperti yang diketahui, Korea Selatan dan Utara sempat berada pada posisi jalan buntu selama dua tahun dalam diplomasi yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).

Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan pemimpin Korut Kim Jong Un telah mencapai sebuah kesepakatan dalam beberapa pertukaran surat sejak April lalu. Hal ini diungkapkan oleh kantor Kepresidenan di Seoul.

"Kedua pemimpin sepakat untuk memulihkan rasa saling percaya dan mengembangkan hubungan mereka lagi sesegera mungkin," tutur Juru Bicara Blue House Park Soo Hyun dalam pengarahan yang disiarkan melalui televisi. Kemudian, Park menjelaskan bahwa kedua pemimpin tersebut telah membuka kembali saluran komunikasi.


Di sisi lain, media pemerintah Korea Utara pun langsung mengumumkan terkait kesepakatan dua pemimpin negara itu. Adapun pengumuman itu disiarkan oleh kantor berita resmi Korea Central News Agency.

"Sekarang, seluruh bangsa Korea ingin melihat hubungan Utara-Selatan pulih dari kemunduran dan stagnasi sedini mungkin," bunyi pengumuman tersebut. "Dalam hal ini, para pemimpin tertinggi Korea Utara dan Selatan, sepakat untuk membuat langkah besar dalam memulihkan rasa saling percaya dan mempromosikan rekonsiliasi dengan memulihkan terputusnya jalur komunikasi antar Korea melalui beberapa pertukaran surat pribadi baru-baru ini."

Sebagai informasi, pada tahun lalu, Korea Utara memutuskan semua saluran komunikasi dengan Korea Selatan. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk protes atas apa yang disebutkan kegagalan Korea Selatan untuk menghentikan aktivis menyebarkan selebaran anti Pyongyang melintasi perbatasan mereka.

Selain itu, Korea Utara juga kecewa dengan sikap Korea Selatan membuat kegagalan menghidupkan kembali proyek-proyek ekonomi antar Korea yang menguntungkan dan membujuk AS untuk mengurangi sanksi. Hal ini diungkapkan oleh beberapa ahli dalam sebuah kesempatan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts