Warga Singapura yang Alergi Vaksin mRNA Dosis Pertama Dianggap Suntik Penuh Jika Terima Sinovac
pexels.com/Gustavo Fring
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pembaruan ini disampaikan oleh Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary pada Senin (2/8) dalam rangka menanggapi pertanyaan dua Anggota Parlemen tentang vaksin alternatif.

WowKeren - Vaksin COVID-19 memang terkadang bisa menghasilkan reaksi alergi bagai sebagian orang. Di Singapura, orang yang alergi terhadap dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna diundang untuk menyelesaikan proses vaksinasi mereka dengan vaksin Sinovac.

Pembaruan ini disampaikan oleh Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary pada Senin (2/8) dalam rangka menanggapi pertanyaan dua Anggota Parlemen (MP) tentang vaksin alternatif yang belum disahkan oleh Health Sciences Authority (HSA). Sinovac, yang tersedia di sini di bawah kerangka Rute Akses Khusus HSA, dipandang lebih cocok untuk mereka yang alergi karena menggunakan pendekatan tradisional.

Sejauh ini, vaksin yang disetujui di Singapura adalah yang mengadopsi teknologi messenger ribonucleic acid (mRNA) yang lebih baru. Sedangkan Novavax menggunakan "pendekatan vaksin subunit", yang juga tidak didasarkan pada teknologi mRNA.

Puthucheary mengatakan Kementerian Kesehatan telah menetapkan program kesehatan masyarakat khusus bagi mereka yang diundang untuk menggunakan Sinovac. Mereka akan divaksinasi di klinik di rumah sakit umum sehingga bisa dipantau secara ketat karena reaksi alergi mereka sebelumnya.


Sebelumnya, Kemenkes mengungkapkan bahwa mereka yang menerima dosis vaksin mRNA kemudian Sinovac, sedang dipelajari untuk memahami kekebalan yang didapat dari penggunaan dua vaksin berbeda. Kemenkes mengatakan bahwa orang-orang ini akan menerima dua dosis vaksin Sinovac.

"Pada 28 Juli, kami telah menghubungi sekitar 5.000 orang tersebut, dan dari jumlah tersebut, lebih dari 2.000 di antaranya telah menunjukkan minat dalam program ini," kata Kemenkes. "Mengingat orang-orang yang berpartisipasi dalam program ini akan menerima tiga dosis vaksin COVID-19, mereka akan dianggap telah divaksinasi sepenuhnya."

Puthucheary mengatakan MoH dan HSA bekerja sama dengan Novavax untuk memfasilitasi pengajuan regulasi untuk vaksin subunit protein mereka. Ia juga berbicara mengenai apakah orang yang alergi terhadap vaksin mRNA dapat dianggap telah mendapat vaksin penuh jika mereka kemudian menggunakan Novavax.

"Saya pikir hal pertama adalah kita tidak boleh mencoba menebak-nebak atau melompati proses profesional yang perlu dijalani," tegasnya. Namun jika standar terpenuhi, tidak menutup kemungkinan merek ini akan mendapat perlakuan yang sama seperti Sinovac.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts