Saldo Rekening Tak Sampai Rp2 Triliun, Donasi Jumbo Akidi Tio Benar Prank Semata?
Nasional

Putri Akidi Tio, Heriyanti, bersama suami, anak, serta dokter keluarga mereka ditetapkan sebagai saksi dalam pengawasan polisi imbas polemik donasi Rp2 triliun yang diduga rekayasa belaka.

WowKeren - Polemik donasi dengan nominal besar dari keluarga Akidi Tio terus menjadi bahasan panas. Sebab sedianya keluarga Akidi Tio akan memberikan sumbangan Rp2 triliun yang belakangan diduga cuma rekayasa.

Di tengah investigasi terhadap sejumlah keluarga Akidi, beredar kabar bahwa uang tersebut tersimpan dalam bentuk bilyet giro Bank Mandiri. Namun ketika Penyidik Ditreksrimum Polda Sumatera Selatan menelusuri ke Bank Mandiri Palembang, terungkap bahwa saldo di rekening tidak cukup alias tak sampai Rp2 triliun.

"Hasil koordinasi pengecekan ke Bank Mandiri sesuai dengan bilyet giro kemarin," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, dalam konferensi persnya, Selasa (3/8). "Klarifikasi bank bahwa saldo di rekening tersebut tidak cukup."

Padahal seharusnya saldo dari rekening tersebut akan ditransfer ke rekening milik Kabid Keuangan Polda Sumsel. "Penerimanya dibukakan rekening Mandiri atas nama Kabid Keuangan, sesuai yang ada di bilyet gironya. Bisa dipastikan saldo yang ada di rekening bilyet giro Heriyanti itu saldonya tidak cukup," kata Supriadi, dikutip pada Rabu (4/8).


Namun pihak kepolisian mengaku tidak bisa memberi keterangan jelas soal jumlah saldo di rekening tersebut. Bahkan polisi juga masih dalam usaha memastikan siapa pemilik rekening tersebut, yang baru bisa diberikan pihak bank dengan surat polisi.

"(Jumlah saldo) ini rahasia bank, dari bank menyatakan saldo tidak cukup," jelas Supriadi. "Kami belum bisa pastikan rekening siapa yang disertakan dalam bilyet giro itu. Sebab bank sangat menjaga kerahasiaan nasabahnya."

Bilyet giro tersebut, menurut Supriadi, dibukakan oleh Heriyanti atas nama Kabid Keuangan Polda Sumsel. Namun ketika hendak dicairkan, rupanya bank malah mengungkap saldo di bilyet giro tersebut tak mencukupi sampai Rp2 triliun.

Karena itulah saat ini polisi sudah mengirim surat ke bank untuk memperkuat alat bukti di perkara ini. "Untuk melakukan pemeriksaan lebih jauh, tunggu sampai balasan surat dari Bank Indonesia," tutur Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan.

Hingga sekarang, dalam kasus ini belum ada tersangka yang ditetapkan. Heriyanti Tio yang sebelumnya sempat diberitakan sebagai tersangka kini berstatus saksi, sama dengan yang disandang suaminya Rudi Sutadi, anak laki-laki mereka, serta dokter pribadi keluarga.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts