Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020 digelar pada Minggu (8/8). Pada kesempatan itu, indahnya parade logo tiga dimensi berhasil memukau masyarakat hingga menjadi trending topic di Twitter.
- Intan Maharani
- Minggu, 08 Agustus 2021 - 19:54 WIB
WowKeren - Olimpiade Tokyo 2020 menggelar upacara penutupannya pada Minggu (8/8). Setelah 18 hari berlangsung, kompetisi olahraga terbesar di dunia itu resmi ditutup
Sama halnya dengan upacara pembukaan 23 Juli lalu, penutupan Olimpiade Tokyo 2020 juga menarik minat masyarakat dari seluruh penjuru dunia. Pada momen kali ini, parade logo Olimpiade tiga dimensi yang ditunjukkan dalam Upacara Penutupan mencuri perhatian warga dunia.
Menurut akun Twitter resmi Olimpiade, parade logo tiga dimensi ini merupakan gambaran semangat dalam diri semua orang pada. Diiringi ledakan kembang api di Olympic Stadium, logo tersebut dibentuk dengan cahaya bergerak anggun dari bawah ke atas hingga membentuk Cincin Olimpiade.
Cincin Olimpiade yang dibentuk dengan indah itu merupakan simbol persatuan yang tidak lekang oleh zaman. Tampilan warnanya yang indah dan berkilauan mewakili banyak warna bendera di dunia. Tak ayal parade logo Olimpiade tiga dimensi tersebut sukses menarik perhatian banyak mata masyarakat dunia yang menonton.
Bahkan logo yang dipamerkan dalam Upacara Penutupan kali ini telah menjadi trending topic di Twitter karena keindahan dan konsepnya yang brilian. Berhasil dibuat terpukau oleh keindahan serta filosofi di dalamnya, logo tiga dimensi itu menjadi bahan pembicaraan di seantoro lini masa Twitter.
Selain itu, ada hal yang berbeda dari upacara pembukaan di mana setiap negara atau wilayah berbaris masing-masing. Kali ini, parade atlet membuat semua orang berjalan bersama dalam suka cita tanpa adanya batasan. Kebersamaan para atlet ini melambangkan bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga global yang disatukan oleh olahraga.
Seperti diketahui, Olimpiade Tokyo seharusnya digelar pada 24 Juli sampai dengan 9 Agustus 2020 lalu. Namun perhelatan olahraga akbar ini harus ditunda akibat pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia. Dengan demikian, penundaan Olimpiade tersebut menjadi yang pertama kali dalam sejarah.
(wk/inta)