Joe Biden Ikut Jatuhkan Sanksi ke Rezim Lukashenko di Belarusia
Dunia

Sanksi Gedung Putih datang ketika Inggris mengumumkan langkah-langkah baru yang dimaksudkan untuk menargetkan perdagangan dengan perusahaan milik negara Belarusia.

WowKeren - Amerika Serikat ikut mengambil langkah terhadap Belarusia. Pada Senin (9/8), Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru terhadap Belarusia.

Dalam mengumumkan sanksi, Gedung Putih juga mencatat pendaratan paksa sebuah pesawat Eropa yang melakukan perjalanan melalui wilayah udara Belarus untuk menangkap seorang jurnalis oposisi. Adapun beberapa yang dicatut oleh Departemen Keuangan dalam sanksi baru adalah Belaruskali OAO, yang merupakan salah satu perusahaan milik negara terbesar di Belarus dan sumber kekayaan bagi rezim.

Selain itu ada juga Komite Olimpiade Nasional Belarusia serta dan 15 perusahaan swasta. Komite Olimpiade Belarusia dituduh memfasilitasi pencucian uang, penghindaran sanksi dan pengelakan larangan visa. Dan yang belum lama ini menuai sorotan, adalah ketika Olimpiade Internasional menegurnya karena kegagalannya melindungi atlet Belarusia dari diskriminasi dan penindasan politik.

"Ini adalah tanggung jawab semua orang," kata Biden. "Yang peduli dengan hak asasi manusia, pemilihan umum yang bebas dan adil dan kebebasan berekspresi untuk melawan penindasan ini."


Sanksi Gedung Putih datang ketika Inggris mengumumkan langkah-langkah baru yang dimaksudkan untuk menargetkan perdagangan dengan perusahaan milik negara Belarusia, keuangan pemerintah dan penerbangan. Sanksi Inggris juga membatasi perdagangan kalium, produk minyak, teknologi intersepsi dan pemantauan serta barang-barang yang digunakan dalam pembuatan rokok.

Lukashenko memperoleh masa jabatan keenam untuk memimpin Belarusia tahun lalu melalui Pemilu, yang oleh oposisi dan banyak orang di Barat dianggap curang. Hal ini memicu protes massal di Belarusia hingga menyebabkan peningkatan represi oleh rezim Lukashenko terhadap pengunjuk rasa.

Lebih dari 35.000 orang ditangkap dan ribuan orang dipukuli dan dipenjarakan. Lukashenko telah mendapat julukan "diktator terakhir Eropa" di Barat karena penindasannya yang tanpa henti terhadap perbedaan pendapat sejak mengambil alih kepemimpinan di Belarusia pada tahun 1994.

Sementara itu, negara tetangganya, Polandia dan Lithuania mulai kewalahan dengan banyaknya imigran yang menyeberang dari Belarusia. Kedua negara telah meminta bantuan ke lembaga-lembaga Eropa.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait