Sekolah di Malaysia diketahui akan kembali dibuka pada awal September mendatang. Kendati demikian, para siswa diminta untuk divaksinasi COVID-19 terlebih dahulu.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 14 Agustus 2021 - 19:38 WIB
WowKeren - Pandemi COVID-19 yang menyerang negara-negara di dunia membuat kegiatan belajar dialihkan di rumah, dan sekolah ditutup. Salah satu negara yang menutup sekolah adalah Malaysia.
Menteri Pembangunan Perempuan, Keluarga dan Masyarakat Datuk Seri Rina Mohd Harun mengatakan bahwa para siswa, terutama yang berusia antara 12 hingga 17 tahun, harus divaksinasi COVID-19 terlebih dahulu sebelum kembali ke sekolah. Sekolah di Malaysia rencananya akan kembali dibuka pada 1 September mendatang.
Menurut Rina, vaksinasi COVID-19 terhadap para anak-anak merupakan suatu hal yang harus dan sangat penting dilakukan. Sebab, mereka dinilai lebih rentan terpapar COVID-19.
"Siswa tidak kebal dari penyakit, saya berharap setelah orang dewasa divaksinasi secara lengkap, anak-anak, terutama yang berusia antara 12 hingga 17 tahun akan divaksinasi COVID-19," tegas Rina. "Kita haus ingat bahwa anak-anak dalam kelompok usia ini adalah individu yang bersekolah. Saya sangat berharap mereka diberikan vaksin dengan kerjasama Kemendikbud sebelum atau saat sekolah dibuka kembali."
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah menyampaikan bahwa anak-anak dan remaja berusia antara 12 hingga 17 tahun, akan divaksinasi COVID-19 mulai 15 September mendatang.
Kemudian, Rina juga berharap bahwa ibu hamil antara 14 hingga 33 minggu menjadi prioritas untuk divaksinasi. "Saya mengerti bahwa hampir 60 persen dari 150 ribu wanita hamil telah mendaftar untuk vaksinasi COVID-19," imbuhnya.
Selain itu, Rina juga mengatakan bahwa Kementeriannya telah menyumbangkan senilai 494.400 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp1,6 miliar kepada sebuah organisasi yakni Pertubuhan Restu Amal Jasa Malaysia. Adapun tujuan dari sumbangan itu adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemberian layanan alternatif (ASD) melalui proyek percontohan perawatan lansia di Rumah Seri Kenangan Seri Iskandar terwujud.
"Dalam proyek tersebut, pemerintah akan menyediakan fasilitas seperti kepegawaian, persiapan modul, perawatan, operasional harian, pengembangan sumber daya manusia dikelola oleh LSM," tandas Rina.
(wk/tiar)