Perluas Akses Produk Lokal, Presiden Jokowi Harap Penambahan Investasi Indonesia Capai Rp900 Triliun
presidenri.go.id
Nasional

Sebagai informasi, sudah ada jutaan UMKM yang memasuki aplikasi perdagangan elektronik. Hal ini akan terus dilakukan pemerintah agar UMKM bisa bersaing di pasar global.

WowKeren - Pemerintah saat ini diketahui terus berupaya dalam meningkatkan akses produk lokal. Upaya ini pun menjadi keseriusan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus juga kinerja ekspor Indonesia.

Dalam Pidato Kenegaraan Sidang MPR Tahunan 2021 yang diselenggarakan pada Senin (16/8) dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa salah satu program yang terus digencarkan adalah program Bangga Buatan Indonesia. "Sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global," tutur Jokowi.

Selanjutnya Jokowi menerangkan adanya Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI yang bertujuan untuk mendorong national branding produk lokal unggulan. Sehingga nantinya bisa menciptakan industri kreasi dan inovasi baru, serta pasar yang lebih besar.

Maka dari itu, Gernas BBI mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergabung dengan platform online untuk memasarkan produknya. Di tahun 2020 lalu, Gernas BBI telah berhasil mengikutsertakan sekitar 3,7 juta unit UMKM bergabung dengan platform online.


Jokowi sendiri menekankan bahwa pemerintah akan terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. "Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar (marketplace) jumlahnya terus bertambah," jelas Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan bahwa hingga Agustus 2021, sudah ada lebih dari 14 juta UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi perdagangan elektronik. Menurutnya, partisipasi UMKM dalam ekonomi digital ini sangat penting karena potensinya sangat besar dan mempermudah untuk masuk ke rantai pasok global.

Di sisi lain, Jokowi juga berharap agar penambahan investasi di Indonesia bisa mencapai target sebesar Rp900 triliun. Selain itu, pemerintah juga ingin bisa menyediakan dan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan ekonomi selama pandemi COVID-19.

"Penambahan investasi di bulan-bulan ke depan ini kita harapkan bisa memenuhi target Rp900 triliun, serta menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian secara lebih signifikan," tandas Jokowi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait