Kartika Putri kembali mengomentari petisi untuk memenjarakannya. Petisi tersebut sepertinya imbas perseteruan Kartika dan dokter Richard Lee yang belum berakhir hingga sekarang.
- Neressa Prahastiwi
- Selasa, 17 Agustus 2021 - 19:20 WIB
WowKeren - Perseteruan Kartika Putri dan dokter Richard Lee memang belum berakhir. Apalagi setelah dokter Richard sempat ditangkap dengan cara kurang menyenangkan. Meski telah diungkap bahwa dokter Richard diamankan karena dugaan akses ilegal, Kartika Putri tetap menjadi sasaran amukan sebagian netizen.
Bahkan muncul petisi untuk memenjarakan Kartika. Menurut istri Habib Usman Bin Yahya tersebut, orang-orang yang membuat petisi seolah tidak memiliki iman, ilmu, dan adab.
"Jadi manusia itu harus beriman, berilmu, dan beradab. Tapi adab itu nomor satu," ujar Kartika kepada Melaney Ricardo. "Nah untuk menghadapi itu semua, kalau mereka beradab, nggak mungkin memenjarakan orang tanpa alasan yang kuat."
"Kalau mereka orang beriman, pasti mereka cari tahu kebenaran sebenar-benarnya," imbuhnya. "Ketiga kalau mereka berilmu, pakai logika. Tidak bisa memenjarakan orang dengan petisi. Negara ini negara hukum."
Dalam vlog Melaney yang dibagikan pada Selasa (17/8), Kartika bahkan menegaskan siap dihukum apabila nantinya dinyatakan bersalah. Ia tidak takut lantaran merasa dirinya berada di pihak yang benar.
"Enggak (takut). Kalau aku salah, aku siap dihukum. Kalau aku memang bersalah, aku harus menjalani hukuman," tegas Kartika. "Itu buat kita jera, di kemudian hari nggak ngelakuin itu, kenapa enggak? Berarti kalau memang aku bersalah, aku dipenjara, aku akan lebih baik."
Kendati begitu, Kartika yakin apabila Tuhan akan menolongnya. "Tapi kalau misalnya aku enggak (salah), ya Allah pasti tunjukkin kebenarannya," tandas Kartika.
Untuk diketahui, perseteruan bermula saat dokter Richard menyebut produk kecantikan yang dipromosikan Kartika mengandung merkuri. Kartika yang awalnya menginginkan mediasi lantas membawa perseteruan ini ke jalur hukum lantaran dokter Richard disebut menyenggol keluarga dan agamanya.
(wk/nere)