Para Petinggi Malaysia Akan Adakan Pertemuan Pada Pekan Ini Bahas PM Baru
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Petinggi Istana Negara Malaysia dilaporkan akan menggelar pertemuan pada pekan ini. Adapun pertemuan tersebut nantinya akan digelar di Istana Malaysia dan dihadiri oleh Raja.

WowKeren - Pada Senin (16/8) lalu, Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin telah mengundurkan diri dari jabatannya. Bukan cuma dirinya, seluruh jajaran kabinetnya pun mundur, dan hal ini telah dikonfirmasi oleh Istana Negara Malaysia.

Usai Muhyiddin mundur, Yang di-Pertuan Agong dilaporkan akan mengadakan pertemuan dengan Penguasa Melayu lainnya di Malaysia pada Jumat (20/8), mendatang. Adapun pertemuan itu diketahui untuk membahas pencalonan PM baru untuk menggantikan Muhyiddin.

Berdasarkan The Star yang dilansir dari Malaymail.com, Pertemuan itu akan dimulai pada pukul 14.30 waktu setempat dan dihadiri oleh Raja Malaysia. Pertemuan itu dinilai sangat penting, sebab Raja ingin penunjukan atau pemilihan PM kesembilan Malaysia dilakukan dengan benar.

Raja Malaysia tidak ingin kembali ada kesalahan. Sebelumnya, sempat ada insiden di masa lalu ketika beberapa anggota parlemen diduga telah melakukan lindung nilai atas pilihan mereka sebagai PM.


"Ada kasus, di masa lalu, di mana anggota parlemen diketahui memiliki lebih dari satu SD dalam pernyataan dukungan mereka," tutur salah satu sumber anonim. "Akibatnya, masyarakat tidak lagi percaya dengan dokumen-dokumen tersebut. Jadi Istana ingin menyelesaikan ini dengan benar."

Sebelumnya, Ketua Dewan Rakyat Datuk Azhar Azizan Harun telah mengeluarkan pemberitahuan kepada anggota parlemen, dan menginstruksikan mereka untuk segera menyerahkan secara tertulis masing-masing pilihan PM kesembilan. Ia pun menegaskan untuk menjaga kerahasiaan pilihannya dan entri yang terlambat tidak akan dipertimbangkan.

Sebagai informasi, salah satu alasan di balik pengunduran diri Muhyiddin adalah adanya tekanan dari publik yang menilai dirinya telah gagal dalam mengatasi pandemi COVID-19. Usai Muhyiddin mengundurkan diri, terjadi gelombang "perdagangan kuda" dan manuver politik lainnya oleh mereka yang ingin membentuk pemerintahan.

Hingga akhirnya tadi malam, koalisi Barisan Nasional memutuskan untuk mendukung Wakil Presiden UMNO Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob sebagai PM Malaysia yang baru. Di antara oposisi pesaingnya, disebutkan salah satunya adalah Ketua Pakatan Harapan Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Presiden Parti Warisan Sabah Datuk Seri Mohd Shafie Apdal.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait