Jokowi Ungkap 3 Jurus Jitu Demi Cepat Tuntaskan Wabah COVID-19
presidenri.go.id
Nasional

Secara spesifik Presiden Joko Widodo menyoroti tingginya kasus positif dan kematian COVID-19 di Jawa Timur yang menurutnya bisa diselesaikan dengan 3 strategi jitu berikut ini.

WowKeren - Presiden Joko Widodo menyoroti Jawa Timur sebagai provinsi yang sempat mengalami lonjakan kasus baru dan meninggal COVID-19. Karena itulah, Jokowi meminta forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim untuk melaksanakan 3 strategi yang dianggapnya mumpuni mengatasi wabah.

Yang pertama adalah menarik seluruh pasien positif ke isolasi terpusat. Karena itulah Jokowi juga mendorong semua kabupaten/kota menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk pasien COVID-19.

"Saya juga minta gerakan semua Kapolres, Dandim, Danrem, agar menyelesaikan terutama yang berkaitan dengan isolasi terpusat," ujar Jokowi di Madiun, Jatim, Kamis (19/8). "Kurangi yang isolasi mandiri, ditarik ke isolasi terpusat. Ini akan sangat mengurangi laju penyebaran."

Jokowi lantas menyoroti angka kematian COVID-19 yang begitu tinggi di Jatim, yang menurutnya akibat pasien positif menjalani isoman dan terlambat untuk segera diisolasi terpusat. "Sehingga selalu dibawa ke rumah sakit sudah dalam posisi terlambat, saturasi sudah turun baru dibawa ke RS, terlambat," tegasnya, dikutip pada Jumat (20/8).


Lalu jurus kedua adalah dengan mempercepat laju vaksinasi COVID-19. Kecepatan vaksinasi, menurut sang RI 1, adalah kunci untuk menekan penularan virus Corona di tengah masyarakat.

Sedangkan langkah ketiga adalah penyaluran obat-obatan COVID-19 secara merata. "Ketiga, yang berkaitan dengan obat jangan sampai sudah masuk ke isolasi terpusat, obatnya segera berikan," kata Jokowi.

"Karena saya masih banyak mendengar dari bawah ini yang sering terlambat yang tiga ini," imbuhnya. "Tiga ini kalau kita kerjakan insya Allah akan semakin turun kasus-kasus yang ada di provinsi Jatim."

Di samping ketiga langkah tersebut, Jokowi juga terus mendesak agar 3T yakni testing, tracing, dan treatment terus ditingkatkan. "Tolong Pak Bupati Pak Wali kota sumber daya yang ada di TNI dan Polri ini betul-betul digerakkan baik dalam kerangka tracing, vaksinasi, agar semuanya bisa kita maksimalkan dalam rangka mengurangi menghilangkan penyebaran COVID-19 ini," pungkasnya.

Sementara itu, pada Jumat (20/8) hari ini terdapat tambahan 20.004 kasus positif COVID-19, dengan penyumbang terbanyak dari Jawa Barat (2.742). Sebanyak 26.122 kasus sembuh COVID-19 dilaporkan, dengan Jawa Timur menjadi penyumbang terbanyak (3.347). Sementara kasus meninggal bertambah 1.348, di mana Jawa Tengah menjadi yang terbanyak melaporkan yakni sebanyak 363.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait