Thailand Berencana Buka Travel Bubble dengan Korea Selatan
pixabay.com/AdenArdenrich
Dunia
Pandemi Virus Corona

Otoritas Pariwisata Thailand mengatakan rencana itu akan memungkinkan perjalanan bebas karantina antara kedua negara dan diharapkan akan memberi dorongan pariwisata.

WowKeren - Sektor pariwisata masih terus berjuang untuk memulihkan diri dari pandemi COVID-19. Pasalnya sektor ini menjadi salah satu yang terdampak paling parah mengingat sejak pandemi menyebar banyak negara menutup pintu mereka untuk pelancong luar.

Namun, untuk memulihkan sektor ini pun bukan upaya mudah. Keputusan yang diambil harus dipikirkan dengan matang mengingat pandemi masih terus menjadi momok sehingga upaya pemulihan ekonomi juga harus memperhatikan faktor keselamatan.

Permodelan gelembung perjalanan atau travel bubble pun diambil oleh sejumlah negara untuk memberi kelonggaran perjalanan namun juga dibarengi dengan syarat ketat. Seperti halnya Thailand, negara ini berencana untuk meluncurkan gelembung perjalanan dengan Korea Selatan setelah situasi COVID-19 membaik.

Otoritas Pariwisata Thailand mengatakan rencana itu akan memungkinkan perjalanan bebas karantina antara kedua negara. Upaya ini diharapkan akan memberi Thailand dorongan pariwisata yang sangat dibutuhkan.


Rencana tersebut telah dikonfirmasi oleh Thanet Petchsuwan dari TAT, yang akan mengawasi pemasaran internasional untuk kawasan Asia dan Pasifik Selatan mulai Oktober. Ia mula-mula mengatakan bahwa Thailand juga ingin menjalin kerja sama serupa dengan Tiongkok.

"Misi pertama saya adalah berbicara dengan duta besar Tiongkok yang baru untuk Thailand tentang kemungkinan mengizinkan warga Tiongkok untuk bepergian ke luar negeri," kata Thanet. "Kami juga sedang mempersiapkan pembicaraan dengan Korea Selatan untuk meluncurkan program pertukaran turis, atau gelembung perjalanan, tanpa perlu karantina."

Nantinya, jika gelembung perjalanan itu mulai berjalan, maka warga dari Korea Selatan yang hendak ke Thailand tidak perlu melakukan karantina. Begitu juga sebaliknya. "Kami sedang mempertimbangkan waktu dan prosedur untuk peluncuran program setelah situasi COVID-19 di Thailand mereda," tambahnya.

Nation Thailand melaporkan bahwa kantor TAT di wilayah tersebut masih sibuk mempromosikan Negeri Gajah Putih kepada wisatawan Asia yang divaksinasi. Wisatawan yang berpartisipasi dalam skema Phuket Sandbox dan pembukaan kembali Samui Plus terutama berasal dari Eropa dan AS.

Selain Korea Selatan, TAT berencana menargetkan negara-negara Asia lainnya dengan tingkat infeksi COVID-19 yang rendah. Beberapa di antaranya termasuk Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts