Bahas Sistem Pemerintahan, Jokowi Sebut Ada Kelambatan Dalam Merespons Hal Darurat
presidenri.go.id
Nasional

Sebelumnya, Presiden Jokowi menghadiri sebuah pertemuan di Istana Negara, bersama para petinggi koalisi. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyinggung mengenai sistem pemerintahan.

WowKeren - Pada 25 Agustus lalu, Presiden Joko Widodo menghadiri sebuah pertemuan dengan para petinggi partai koalisi pemerintah di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga menyinggung mengenai kecepatan respons terkait koordinasi dalam sistem pemerintahan Indonesia saat ini.

"Mengenai sistem pemerintahan kita, hal-hal yang sangat darurat direspons dengan lambat, bagaimana ini yang bekerja di lapangan," terang Jokowi dalam pertemuan yang diunggah melalui Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (28/8). "Sangat-sangat kesulitan."

Lantas Jokowi menyebut jika kondisi respons pemerintahan Indonesia masih seperti saat ini, maka Indonesia akan kesulitan dalam mengejar kecepatan disrupsi dunia. Maka dari itu, Jokowi meminta agar semua pihak yang terlibat bisa lebih cepat beradaptasi dalam meningkatkan respons atas berbagai perkembangan situasi terkini.

Lebih lanjut, Jokowi menekankan bahwa negara besar manapun akan kalah bersaing dengan negara yang memiliki kecepatan respons. "Di era disrupsi ini, kecepatan solusinya, tidak ada yang lain, terutama dalam kecepatan memutuskan," tegas Jokowi.


Sebagai informasi, yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni tujuh ketua umum dan sekjen partai. Adapun mereka yakni Megawati Soekarnoputri dari PDIP, didamping Sekjennya Hasto Kristianto. Selanjutnya, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh didampingi Sekjen Johnny G Plate.

Kemudian ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang didampingi Sekjen Ahmad Muzani. Lalu Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Lodewijck Paulus.

Selanjutnya ada juga Ketum Partai PKB Muhaimin Iskandar didamping Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketum PPP Suharso Monoarfa didamping Sekjen Arwani Thomafi. Serta terakhir adalah Ketum PAN Zulkifli Hasan didamping Sekjen Eddy Soeparno.

Selain itu, Jokowi juga menyinggung mengenai kasus COVID-19 di Indonesia saat ini. Ia menyebut bahwa angka kematian akibat COVID-19 hingga saat ini masih belum bisa diselesaikan.

Maka dari itu, Jokowi menekankan agar semua pihak terlibat bisa terus menurunkan angka kematian akibat COVID-19 secara nasional. "Yang masih belum bisa kita selesaikan, yang selalu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan dan selalu saya sampaikan ke pemda adalah urusan angka kasus kematian ini harus benar-benar ditekan terus," pungkas Jokowi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait