Obesitas di Kalangan Anak-Anak AS Meningkat Lebih Cepat Selama Pandemi
AFP
Dunia

Selama pandemi, aktivitas pendidikan dilakukan secara daring. Untuk itu guru harus memastikan agar murid bisa melakukan aktivitas olahraga yang menyehatkan.

WowKeren - Sebuah studi terbaru menunjukkan jika berat anak-anak Amerika bertambah lebih banyak daripada sebelum pandemi COVID-19. Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi di angka anak-anak yang kelebihan berat badan.

Penulis studi Deborah Young, direktur penelitian perilaku di Kaiser Permanente California Selatan mengatakan bahwa peningkatan berat badan terjadi pada remaja. Namun, yang paling mencolok adalah terjadi di antara anak usia 5 tahun ke atas.

"Peningkatan berat badan ini terjadi pada semua remaja antara 5 dan 17 tahun," ujarnya. "Tetapi terutama terlihat pada anak-anak usia 5 sampai 11 tahun, kelebihan berat badan lebih dari 5 pon."

"Selama penutupan ekonomi seperti yang kita alami pada tahun 2020, perlu ada kesempatan berkelanjutan bagi kaum muda untuk aktif secara fisik," katanya melanjutkan. "Dan menikmati pilihan makan yang sehat."


Pandemi turut mempengaruhi aktivitas fisik anak-anak. Jika kondisi saat ini dan di masa depan memerlukan penghentian pendidikan, rekreasi dan ekonomi yang serupa dengan apa yang terjadi pada tahun 2020, intervensi harus dibuat untuk menghindari penambahan berat badan yang berlebihan.

"Orang tua dapat memastikan anak-anak mereka memiliki banyak kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik di masa pandemi," kata Young. Ini termasuk melibatkan mereka dalam olahraga, kelas dan pelajaran, menyediakan permainan gratis di luar, dan membawa mereka ke taman dan taman bermain.

Selama pandemi, aktivitas pendidikan telah beralih menjadi daring. Alhasil, kegiatan di luar kelas menjadi berkurang. Untuk itu ke depannya, Young mengatakan jika guru harus memberikan jeda agar murid bisa melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang menyehatkan.

"Selama masa pandemi yang mengharuskan pembelajaran online, guru dapat memberlakukan jeda aktivitas dan memastikan terjadi pendidikan jasmani yang berkualitas," jelas Young lagi. "Mereka juga dapat mendorong istirahat jajan dengan buah-buahan dan sayuran."

Dr. David Katz, presiden Inisiatif Kesehatan Sejati yang mendukung gaya hidup sehat mengatakan masalah obesitas selalu ada. "Kontribusi lama obesitas terhadap penyakit kronis dan kematian dini telah diperparah selama pandemi COVID-19," ujarnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait