Mesir Bangun Kereta Listrik Pertama yang Akan Hubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah
Xinhua
Dunia

Jalur kereta yang akan menghubungkan Ain Sokhna di Laut Merah dengan Matrouh di Laut Mediterania atau Laut Tengah diharapkan mampu mempercepat pembangunan.

WowKeren - Mesir telah menandatangani kesepakatan untuk membangun jalur kereta listrik pertama di negara itu. Kesepakatan yang ditandatangani pada Rabu (1/9) itu, akan membuat Mesir memiliki jalur pertama kereta ekspres listrik yang menghubungkan Laut Merah dan Laut Mediterania.

Menurut sebuah pernyataan pemerintah, Perdana Menteri Mostafa Madbouly menghadiri upacara penandatanganan kontrak yang bernilai sekitar 4,45 miliar dolar AS tersebut. Nantinya, jalur kereta akan dibangun sepanjang 660 meter.

"Jalur sepanjang 660 km akan dirancang dan dilaksanakan dengan operasi pemeliharaan selama 15 tahun senilai 4,45 miliar dolar AS," tambah pernyataan itu.

Proyek ini akan dilaksanakan dengan menggandeng Otoritas Nasional untuk Terowongan dan konsorsium Mesir-Jerman di bawah Siemens, perusahaan Kontraktor Arab dan Orascom. Madbouly mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan sebuah terobosan di bidang transportasi Mesir.


Dan tentu saja, diharapkan pembangunan infrastruktur ini akan berkontribusi untuk mencapai pembangunan yang cepat. Nantinya, jalur kereta akan menghubungkan Ain Sokhna di Laut Merah dengan Matrouh di Laut Mediterania atau Laut Tengah.

Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Menteri Perhubungan Mesir Kamel al-Wazir. Jalur kereta akan melewati ibukota administrasi baru, Helwan, 6th of October City, Alexandria, Borg Al-Arab, dan kota Alamein.

Konsorsium akan melaksanakan semua sistem proyek termasuk sinyal, komunikasi dan elektro-mekanik dan gerbong desain dan bengkel pemeliharaan. Kamel juga mengatakan bahwa perusahaan Siemens akan memberikan dukungan terus menerus untuk memperkuat kemampuan pekerja lokal. "Kontrak akan diberlakukan mulai hari ini," ujarnya.

Mesir, yang wilayahnya sebagian besar terletak di Afrika bagian timur laut juga mencakup Semenanjung SInai yang dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya. Negara ini digolongkan sebagai negara maju di Afrika.

Berbatasan langsung dengan Libya, Sudan, Gaza, Laut Tengah, serta Laut Merah, negara ini memiliki penduduk yang sebagian besar menetap di Sungai Nil. Sebagian besar daratannya merupakan bagian dari Gurun Sahara.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait