Pencapaian Ziyad di ajang Olimpiade kali ini dibatalkan beberapa jam kemudian, usai dirinya dikomplain tim Ukraina karena diduga datang terlambat ke pertandingan final.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 03 September 2021 - 13:17 WIB
WowKeren - Medali emas atlet tolak peluru F20 (disabilitas intelektual) asal Malaysia, Muhammad Ziyad Zolkefli, dicabut akibat telat datang tiga menit di pertandingan final Paralimpiade Tokyo pada Selasa (31/8) lalu. Padahal Ziyad telah berhasil mencatatkan rekor baru pribadinya dengan melempar sejauh 17,94 meter di Paralimpiade Tokyo. Ziyad sebelumnya telah memenangkan medali emas di Paralimpiade Rio 2016 dengan catatan 16,84 meter.
Sayangnya, pencapaian Ziyad di ajang Olimpiade kali ini dibatalkan beberapa jam kemudian, usai dirinya dikomplain tim Ukraina karena diduga datang terlambat ke pertandingan final. Saat ini, Ziyad diklasifikasikan sebagai "DNS" alias "Did Not Start/ Tidak Mulai" untuk acara tersebut.
Hal ini membuat atlet Ukraina Maksym Koval dan Yarovyi Oleksandr naik peringkat dan menjadi peraih medali emas dan perak. Perwakilan Malaysia telah memprotes keputusan tersebut, namun gagal dalam upaya pertama mereka.
Meski demikian, Chef de Mission (CdM) Malaysia untuk Paralimpiade Tokyo bersumpah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Isu ini menuai kemarahan netizen Malaysia hingga mereka menyuarakan tagar "Ziyad was robbed" di Twitter.
Banyak yang mempertanyakan mengapa Ziyad diizinkan untuk mengikuti pertandingan jika memang ia datang terlambat. Kecaman terhadap perwakilan Ukraina juga berdatangan karena mereka dinilai baru mengajukan komplain setelah Ziyad memecahkan rekor dan meraih medali emas.
Sementara itu, Ziyad sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Malaysia lewat media sosialnya. Netizen Malaysia pun membanjiri kolom komentar Ziyad dengan dukungan.
Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin turut meninggalkan komentar untuk Ziyad. "Tidak perlu untuk minta maaf Yad. Keputusan yang tidak adil. Kamu yang paling hebat di dunia. Kamu luar biasa. Teruskan," tulis Khairy.
Sementara itu, Raja Malaysia juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Ziyad. Ziyad dipuji dinilai telah memberikan yang terbaik untuk negaranya.
"Saya harap semangat yang ditunjukkan Ziyad bisa menjadi contoh untuk seluruh warga Malaysia," demikian keterangan di akun media sosial resmi Istana Negara Malaysia.
(wk/Bert)