Pengacara Ungkap Alasan Pegawai KPI Baru Buka Kasus Pelecehan Seksual ke Publik
Unsplash/Salman Hossain Saif
Nasional
Kasus Pelecehan Di KPI

Muhammad Mualimin selaku pengacara korban lantas mengungkapkan alasan kliennya baru membuka kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang dialaminya.

WowKeren - Dugaan pelecehan seksual di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat disebut terjadi pada tahun 2015. Korban berinisial MS juga mengaku telah mengalami perundungan oleh sejumlah rekan kerjanya sejak tahun 2012.

Namun kasus ini baru ramai menjadi sorotan publik belakangan ini hingga akhirnya ditangani polisi. Muhammad Mualimin selaku pengacara MS lantas mengungkapkan alasan kliennya baru membuka kasus pelecehan dan perundungan yang dialaminya.

MS disebut telah menceritakan dugaan pelecehan dan perundungan tersebut kepada Mualimin sejak dua tahun lalu. Namun MS baru memiliki keberanian untuk membuka kasus tersebut ke publik sekarang.

"Sebenarnya sudah dua tahun lalu korban menceritakan hal ini kepada saya. Cuma ketika saya menyarankan untuk kasus ini dibuka ke publik, dia tidak siap," ungkap Mualimin dilansir Kompas.com, Jumat (3/9). "Dia tidak siap dengan konsekuensi atas terbukanya kasus pelecehan ini. Jadi waktu itu dia hanya cerita ke saya."


Menurut Mualimin, kliennya sempat melapor ke Polsek Gambir pada tahun 2019. Kala itu, MS masih berupaya untuk menyelesaikan kasus tersebut tanpa harus membukanya ke publik.

Hanya saja, polisi saat itu meminta MS untuk melapor ke atasannya terlebih dahulu. Setelah MS mengikuti saran polisi dan melaporkan kasus tersebut ke atasannya, ia hanya dipindah ruangan kerja. Dugaan pelecehan seksual tersebut tak diusut.

Karena tetap menjadi korban perundungan, MS kembali melapor ke Polsek Gambir pada tahun 2020. Namun laporan tersebut lagi- lagi tidak diproses.

Karena MS sudah merasa tak tahan lagi, ia pun akhirnya setuju untuk membuka kisahnya ke publik. Mualimin menulis surat terbuka yang berisi kronologi perundungan dan pelecehan seksual yang menimpa MS hingga akhirnya viral di media sosial.

"Terakhir dia sudah enggak kuat lagi, dia cerita lagi hal terbaru. Akhirnya ya sudah ayo kita buka ke publik agar semua orang tahu. Dia setuju," pungkas Mualimin.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts