Sempat Ada Dugaan Tindak Pidana, Saksi Akui Dengar Ledakan Sebelum Kebakaran Lapas Tangerang
Nasional
Kebakaran Lapas Tangerang

Warga yang tinggal di sekitar Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar pada Rabu (8/9) dini hari mengaku mendengar ledakan sebelum kejadian. Kebakaran itu diketahui menewaskan 44 orang.

WowKeren - Polisi membuka sejumlah dugaan penyebab di balik kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, termasuk kemungkinan pelanggaran pidana hingga kelalaian. Dan di tengah investigasi yang masih berlangsung, keterangan saksi sebelum kebakaran hebat terjadi pun menjadi pembicaraan publik.

Termasuk pengakuan dari Mujiarto, salah seorang warga yang tinggal tepat di sebelah lapas tersebut. Mujiarto mengaku terkejut lantaran mendengar suara ledakan sekitar pukul 02.00 WIB, yang diduganya adalah suara tabrakan di jalan raya.

"Pas mau jam 02.00 WIB itu saya dengar suara ledakan. Enggak terlalu kencang sih, tapi kedengaran jelas," jelas Mujiarto di dekat Lapas Kelas I Tangerang, Kamis (9/9).

Mujiarto mengaku tengah membereskan warungnya saat itu dan biasanya tidak pernah mendengar suara sebising saat waktu kejadian. Dan selang beberapa menit setelahnya, Mujiarto menyadari terdapat kepulan asap tinggi datang dari Lapas Kelas I Tangerang.


"Pas saya cek ke depan rumah, enggak tahunya ada kebakaran di dalam lapas," tutur Mujiarto. Bahkan ia melihat jelas munculnya kobaran api yang cukup besar di dalam lapas, tepatnya di area sel tahanan yang berada di ujung.

"Saya kurang lebih tahu area dalamnya. Sel itu ada di sebelah kanan, cuma bukan di pojokan. Itu yang kebakaran," kata Mujiarto. "Makanya pas lapas kebakaran, warga enggak ada yang ngungsi. Karena kan jarak dari ruang sel, terus tembok batas dalam, dan tembok batas luar antara lapas dan rumah warga itu jauh."

Meski demikian, Mujiarto mengaku tidak mendengar suara teriakan korban atau semacamnya. Sedangkan Adi, warga lain yang bermukim di sekitar Lapas Kelas I Tangerang, malah mengaku tidak menyadari kebakaran meski ia baru pulang kerja pukul 02.00 WIB.

Lapas Kelas I Tangerang yang berisi lebih dari dua ribu orang terbakar pada Rabu (8/9) dini hari. Atas peristiwa itu, 44 orang dinyatakan meninggal dunia. Kebakaran ini seketika menyita perhatian karena sekaligus membuka beberapa fakta termasuk overkapasitas penjara sampai 400 persen.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts