Hasil Pemeriksaan Telah Keluar, Polisi Sebut Ledakan Mal Margo City Bukan Akibat Kelalaian Manusia
Pexels/Tom Fisk
Nasional

Hasil pemeriksaan laboratorium atas kejadian ledakan dan ambruknya atap di Mal Margo City pada 21 Agustus lalu, kini telah keluar. Polisi menyebut kejadian tersebut bukanlah kelalaian manusia.

WowKeren - Pada 21 Agustus 2021 lalu, sebuah ledakan terdengar di Mal Margo City yang membuat para pengunjung heboh. Saat ledakan itu terjadi, plafon atau atap mal juga ambruk.

Saat peristiwa itu terjadi, pihak berwajib kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab dari peristiwa tersebut. Kini hasil pemeriksaan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) disebut menemukan simpulan bahwa persitiwa itu terjadi karena kebocoran instalansi pipa gas, dan bukan akibat kelalaian manusia.

Sebelumnya, tim Puslabfor sempat mengambil sampel instalansi pipa yang diduga menjadi sumber kebocoran gas di pusat perbelanjaan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno.

"Hasil resminya belum saya terima, namun bocoran memang ada kecil akibat semacam korosi," terang Yogen kepada wartawan, Jumat (17/9). "Kebocoran mikro itu disebabkan bukan karena kelalaian manusia, bukannya karena kelistrikan juga."


Lebih lanjut, Yogen mengungkapkan bahwa Pulsabfor Polri hingga kini masih menduga korosi atau kerusakan material akibat adanya reaksi kimia yang mengakibatkan kebocoran mikro pada pipa gas di Mal Margo City. "Yang jelas kebocoran semacam korosi, tapi enggak bilang karena usia atau apa," imbuhnya.

Yogen menegaskan bahwa nantinya jika Pulsabfor telah memberikan informasi resmi mengenai penyebab ledakan yang diduga dari instalansi pipa gas Mal Margo City, maka Polres Metro Depok akan secepatnya menggelar perkara. Dengan begitu polisi nantinya akan memutuskan apakah perkara itu naik sidik atau tidak.

"Nantikan hasil labfor akan kita gunakan untuk gelar perkara kasus naik sidik atau tidak, nanti kan kita tentukan lagi naik sidik atau tidak," papar Yogen. "Namun nanti memang masalah naik sidik, penetapan tersangka, dan sebagainya, akan kita tentukan lagi setelah gelar perkara."

Seperti yang diketahui, usai peristiwa ledakan itu terjadi, Mal Margo City ditutup karena ambruknya sayap kanan mal dan menyebabkan jatuhnya lift barang dari lantai 3. Peristiwa tersebut memakan korban luka setidaknya 10 orang dan 1 orang meninggal. Setelah 2 pekan tutup, mal tersebut telah dibuka kembali pada 4 September lalu.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts