PDIP Siap Sanksi Anggota yang 'Curi Start' Deklarasi Capres, Imbas Ganjar Pranowo Banyak Pendukung?
pdiperjuangan.id
Nasional

PDIP menegaskan bahwa penetapan Capres-Cawapres 2024 adalah hak prerogatif Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai. Karena itulah yang mendahului akan mendapat sanksi.

WowKeren - Beberapa waktu belakangan dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju sebagai Calon Presiden RI di 2024 mendatang kembali ramai dibahas. Bahkan Ganjar dinilai sebagai "The Next Jokowi" oleh kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan).

Deklarasi dengan skala lebih besar pun dilakukan oleh relawan yang menamai dirinya "Sahabat Ganjar", yakni dengan diselenggarakan di 17 negara dan 51 kota secara bersamaan. Dan besarnya dukungan untuk Ganjar ini pun akhirnya ditanggapi tegas oleh PDI Perjuangan.

PDIP menegaskan bahwa penentuan Capres-Calon Wakil Presiden 2024 merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memastikan bahwa Megawati akan memilih calon pemimpin yang tepat, seperti ketika memutuskan mengusung Presiden Joko Widodo tahun 2014 dan 2019 silam.

"Apa yang terjadi sama dengan tahun 2014 dan 2019 yang lalu, di mana Ibu Megawati Soekarnoputri menetapkan Pak Jokowi sesuai dengan mandat kongres partai," tutur Hasto, Selasa (21/9). "Dan terbukti beliau hadir sebagai pemimpin yang telah lama dipersiapkan dan mampu memikul tanggung jawab sebagai pemimpin bangsa."


Karena itulah, Hasto memastikan PDIP akan memberi sanksi disiplin apabila ada kader dan anggota yang nekat mengikuti deklarasi calon sebelum partai memberi keputusan. "Manakala ada anggota partai yang tidak memiliki disiplin dan ikut-ikutan dalam deklarasi calon sebelum partai menetapkan, partai akan menegakkan disiplin tersebut dengan memberi sanksi organisasi," tegas Hasto.

"Prinsipnya seluruh relawan pemenangan akan dibentuk pasca penetapan secara resmi pasangan calon dari partai," lanjut Hasto. "Saat ini lebih baik membantu rakyat menangani pandemi."

Hasto pun mengingatkan bahwa tahapan Pemiihan Umum masih sangat panjang dan tentu saja diperlukan pertimbangan sangat matang untuk memilih sosok yang bisa diamanahi menjadi Capres-Cawapres 2024 mendatang. "Fokus utama PDI Perjuangan terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia," ujar Hasto.

Karena itulah ia meminta agar semua pihak bisa lebih bersabar sebelum PDIP memutuskan nama yang akan diusung di Pemilihan Presiden 2024. Di sisi lain, persiapan Pemilu 2024 sudah mulai dibahas sejak sekarang, termasuk soal anggarannya yang dikritik karena mencapai triliunan rupiah.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts