AS Tambahkan Norwegia Ke Dalam Daftar Larangan Untuk Dikunjungi Imbas COVID-19 Tinggi
pixabay.com
Dunia

Masing-masing pemerintah di dunia hingga kini masih terus berupaya keras dalam penanganan pandemi COVID-19. Akan tetapi, masih ada juga negara yang angka kasus COVID-19 masih tinggi.

WowKeren - Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih menghadang negara di dunia. Bahakan ada juga negara yang angka kasusnya masih sangat tinggi.

Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Senin (27/9) menambahkan Nowergia ke dalam peringatan perjalanan tertinggi bagi warganya. AS meminta agar warganya mempertimbangkan dengan matang sebelum akhirnya memutuskan untuk mengunjungi negara Skandivania.

CDC memasukkan Norwegia ke level 4 COVID-19. Hal ini lantaran kasus COVID-19 di Norwegia dinilai sangat tinggi. "Hindari bepergian ke Norwegia, Jika Anda harus bepergian ke Norwegia, pastikan Anda sudah divaksinasi lengkap sebelum bepergian," bunyi peringatan CDC.

Adapun masuknya Nowergia ke level COVID-19 lantaran telah mencatat 500 kasus positif per 100 ribu penduduk dalam 28 hari terakhir. CDC pun akhirnya membuat penyesuaian setelah Norwegia selama akhir pekan memasuki fase pertama rencananya untuk membuka negara tersebut.


Selain itu, CDC juga menuturkan bahwa akan melakukan pencabutan pembatasan masuk bagi para pelaku perjalanan internasional yang berasal dari negara-negara Eropa. Meski demikian, para turis asing itu juga diminta untuk menaati persyaratan masuk yang telah ditetapkan sebelumnya, seperti melakukan karantina untuk banyak negara lain.

Sementara itu, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia menuturkan terkait dengan apa yang disebut dengan kehidupan sehari-hari normal dengan rencana kesiapsiagaan yang meningkat. Menurutnya, kesiapsiagaan yang meningkat adalah epideminya diperkirakan akan berkurang selama beberapa minggu mendatang dan "stabil pada tingkat yang rendah."

"Kami telah hidup lama dengan tindakan ketat di perbatasan," terang Monica Maeland selaku Menteri Kehakiman dan Manajemen Darurat dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan pelonggaran pembatasan. "Ini penting dalam memerangi infeksi impor, ketika kita sekarang beralih ke kehidupan sehari-hari yang normal, pemerintah mengusulkan pengurangan bertahap pembatasan masuk ke negara itu, ini akan dilakukan di bawah pengawasan ketat."

Melansir UPI, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia memiliki lebih dari 186 ribu infeksi dan 850 kematian akibat pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama ini. Kemudian Otoritas Kesehatan juga menambahkan Bulgaria ke dalam level 4.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait