Tak Beranjak Dari PPKM Level 3, Begini Arahan Wagub DKI Jakarta Untuk Penanganan COVID-19
Instagram/arizapatria
Nasional
PPKM Darurat

DKI Jakarta pada perpanjangan PPKM Level Jawa-Bali kali ini, tetap berada pada level 3. Maka dari itu, Wagub DKI meminta agar semakin meningkatkan penanganan COVID-19.

WowKeren - Pemerintah hingga kini masih terus menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4. Bahkan pemerintah juga telah resmi kembali memperpanjang hingga 2 pekan ke depan.

Pada penerapan PPKM Level Jawa-Bali kali ini, DKI Jakarta masih tetap dan tidak beranjak dari level 3. Hal ini lantas mendapat respons dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Riza meminta pemerintah Kota Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) untuk semakin meningkatkan penanganan COVID-19.

Menurut Riza, kondisi COVID-19 di daerah tersebut turut mempengaruhi level PPKM di DKI Jakarta. "Sama-sama bekerja meningkatkan upaya kita, meningkatkan vaksin, melaksanakan protokol kesehatan covid-19 disiplin (dan) ketat, dengan demikian level (PPKM) Jakarta bisa turun," terang Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/10).

Lebih lanjut, Riza menilai bahwa penanganan COVID-19 di Ibu Kota sendiri telah membaik. Mulai dari pelaksanaan vaksinasi COVID-19, angka kasus positif yang turun, dan lainnya. "Jadi di sana (Bodetabek) belum selesai semua (penanganan COVID-19)," imbuhnya.


Kemudian, Riza menuturkan bahwa ia memahami alasan pemerintah tidak menurunkan level PPKM DKI Jakarta. Menurutnya, hal ini dikarenakan Jabodetabek tidak bisa dipisahkan dari Jakarta, sehingga level PPKM di wilayah tersebut bakal berkaitan.

Seperti yang diketahui, pemerintah pusat kembali memperpanjang PPKM level Jawa-Bali hingga 18 Oktober 2021. Dalam perpanjangan PPKM kali ini, hampir tidak ada wilayah yang mengalami penurunan level. Salah satunya adalah DKI Jakarta yang juga merupakan wilayah aglomerasi.

Meski demikian, pada perpanjangan PPKM Level Jawa-Bali kali ini, Kota Blitar menjadi satu-satunya yang menerapkan uji coba new normal PPKM Level 1. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa hal ini lantaran dinilai berdasarkan cakupan vaksinasi COVID-19. Di Blitar, cakupan vaksinasi kelonmpok lanjut usia (lansia) telah mencapai angka tertinggi di banding dengan wilayah lainnya.

Pemerintah sendiri hingga saat ini terus berupaya agar tren penurunan kasus COVID-19 yang telah berhasil dicapai belakangan ini, bisa dipertahankan. Maka dari itu, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan prokes secara disiplin.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts