PeduliLindungi Mulai Terintegrasi dengan 15 Aplikasi Lain, Ada Cinema XXI Hingga Shopee
Instagram/ pedulilindungi.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menkes Budi menerangkan bahwa PeduliLindungi digunakan untuk tiga hal dalam penanganan pandemi. Yakni untuk skrining, tracing atau pelacakan, dan juga mendukung implementasi protokol kesehatan.

WowKeren - Aplikasi PeduliLindungi yang digunakan untuk melakukan skrining COVID-19 kini resmi terintegrasi di 15 aplikasi lain. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Kesehatan pada Kamis (7/10).

Lewat integrasi ini, pengguna dapat mengakses fitur PeduliLindungi dengan menggunakan aplikasi yang sudah mereka miliki. Mereka dapat mengakses fitur PeduliLindungi tanpa harus mengunduh aplikasinya secara langsung.

"Melalui acara ini, kerjasama mitra scan QR PeduliLindungi dengan resmi saya luncurkan," tutur Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers.

Menkes Budi juga menerangkan bahwa PeduliLindungi digunakan untuk tiga hal dalam penanganan pandemi. Yakni untuk skrining, tracing atau pelacakan, dan juga mendukung implementasi protokol kesehatan.

"Dengan adanya QR Code yang kami minta secara disiplin di-scan untuk memulai suatu aktivitas, diharapkan kalau terjadi adanya kasus positif kita bisa sangat cepat diketahui dan siapa saja yang ada di tempat tersebut, pada waktu tersebut," kata Budi. Dengan demikian, penggunaan QR Code PeduliLindungi akan membantu proses pelacakan alias tracing.


Lebih lanjut, Menkes Budi juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencoba untuk mengintegrasikan PeduliLindungi dengan enam aktivitas masyarakat. Yakni aktivitas perdagangan, transportasi, pariwisata, pekerjaan, pendidikan, dan keagamaan.

"Aplikasi PeduliLindungi akan kita implementasikan ke enam aktivitas utama tadi untuk fungsi skrining, fungsi tracing, dan fungsi protokol kesehatan," papar Menkes Budi.

Untuk dapat menjangkau seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas tersebut, Kemenkes kemudian bekerjasama dengan platform-platform lain. Menkes Budi berharap kerjasama tersebut dapat membangun infrastruktur kesehatan yang lebih baik di Indonesia.

Adapun 15 aplikasi yang telah terintegrasi dengan PeduliLindungi antara lain Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket.com, Dana, Livin' by Mandiri, Cinema XXI, Link Aja, GOERS, Jaki, Shopee, BNI Mobile, Loket.com, dan M-Cash. Menurut Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji, ada puluhan aplikasi lain yang juga akan berintegrasi dengan PeduliLindungi. Aplikasi-aplikasi tersebut kini tengah dalam tahap tes keamanan dan administrasi.

"Diharapkan dengan adanya ini, penggunaan ataupun juga pengamanan terhadap COVID penyebarluasannya bisa kita kendalikan menggunakan PeduliLindungi," kata Setiaji.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts